Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Guru, Belajarlah dari Ki Hadjar Nur Aini Chomsah
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hari Pendidikan Nasional adalah cara mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara, beliau tokoh pejuang pendidikan di Indonesia yang lahir di Yogjakarta, 2 Mei 1889. Awal mulanya, Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa di Yogayakarya, 3 Juli 1922. Pendidikan di Taman Siswa menggunakan pendekatan kekeluargaan. Artinya, sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa. Sehingga antara guru dan siswa memiliki ikatan batin yang dalam, ikatan ibaratkan  dalam keluarga. Kondisi saat itu berbanding terbalik dengan sekarang. Sekolah masa kini menjadi tempat yang membuat beban, membuat stress, dan menimbulkan ketidak nyamanan bagi seorang anak. Kekerasan anak sering terjadi di sekolah. Parahnya, guru sebagai pelaku tindak kekerasan tersebut. Dalam konteks tersebut kondisi di jaman sekarang ini masih banyak kita temui tindakan-tindakan yang kurang baik yang terjadi dikarenakan oleh guru, memang tidak semua guru seperti itu. Masih kurang tulusnya hati dan pemikiran guru sehingga tindakan kurang baik bisa terjadi, dalam konteks tersebut memang Pendidikan Ki Hadjar Dewantara sangatlah bisa menginspirasi, dari mulai pandangan tentang pendidikan Indonesia, karakter guru yang baik, dan sikap ketulusan kesabaran hati menjadi pendidik Indonesia yang berlandaskan dari pemikiran-pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang sangat menginspirasi semua guru.