Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN PELATIHAN PEMILAHAN SAMPAH DIMULAI DARI RUMAH PADA MASYARAKAT RT.23 HIBRIDA 9A KOTA BENGKULU Ahmad Bagas Pradani; Yesa Putri Pratama; Muhammad Randika Alifiyandi; Henni Febriawati; Wulan Angraini; Nopia Wati; Yusmaniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah masih menjadi problematika di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di rt 23 Hibrida 9A, Kota Bengkulu. Penghasil sampah terbanyak di kota Bengkulu yaitu dari kegiatan rumah tangga dan jenis sampah yang dihasilkan yaitu sampah sisa bekas makanan dan sampah plastik. Kegiatan ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat untuk dapat melakukan pemilahan sampah dan menyebarluaskan informasinya kepada masyarakat sehingga akan mempermudah proses pengolahan sampah di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi secara langsung kepada masyarakat untuk dapat memilah sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan agar dapat dijual atau dimanfaatkan sebagai barang baru yang bisa digunakan kembali, sedangkan sampah organik dapat digunakan sebagai pupuk organik dengan bantuan metode alternatif biopori sebagai penyerapan air dan pembuatan kompos.  Masyarakat di RT 23 Hibrida 9A masih belum melakukan pemilahan sampah baik sampah anorganik maupun sampah organik. Kata Kunci: Sampah, Pemilahan, Biopori
Pengaruh Edukasi Pengelolaan Sampah Organik Hasil Rumah Tangga Menggunakan Media Maggot Terhadap Pengetahuan Warga Di RT 25 Pekan Sabtu Kota Bengkulu Muhammad Randika Alifiyandi; Ida Samidah; Hasan Husin; Wulan Angraini; Bintang Agustina Pratiwi
KOLONI Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i3.1390

Abstract

The problem of organic waste generated by household remain an environmental issue in Bengkulu City. Organic waste that is not properly processed can cause environmental disturbances, foul odors, become a breeding ground for vectors, and produce greenhouse gases. This study was conducted to determine the knowledge of residents in Pekan Sabtu regarding household organic waste management and the utilization of maggots. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 30 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire on organic waste management and maggot utilization, administered before and after the intervention. Data analysis included univariate analysis of respondent characteristics and bivariate analysis, with normality testing using the Shapiro Wilk test and paired difference testing using the paired sample t-test. The results showed that the mean knowledge score of respondents increased from 9,33 in the pretest to 19,17 in the posttest. The results obtained from the paired difference analysis using the paired sample t-test showed a significance value (p-value = 0,001), indicating a significant difference in knowledge before and after the educational intervention. It is concluded and recommended that the community apply the knowledge gained through education in their daily lives, particularly in the sorting and management of organic waste. The community is also expected not only to dispose of organic waste directly but also to consider utilizing organic waste as a source of maggot feed.