Latar Belakang: Badan Usaha Milik Negara yang telah listing di Bursa Efek Indonesia dan yang belum listing di Bursa Efek Indonesia yang terdiri dari berbagai sektor diantaranya Asuransi, Transportasi dan Manufaktur dalam perjalannya terlibat dalam skandal laporan keuangan yang berakibat pada tidak valid nya laporan keuangan yang diterbitkan. Skandal – skandal yang telah terjadi terdapat kesamaan akhir yaitu adanya penggelembungan nilai laba yang dilaporkan oleh perusahaan.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konservatisme akuntansi, kualitas audit dan agresivitas pajak terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang termasuk dalam ISSI sub sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2017-2019Metode Penelitian: Menurut data yang digunakan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, sedangkan menurut tingkat eksplanasinya merupakan penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan metode analisis regresi linier berganda.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa konservatisme akuntansi berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kualitas audit berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan agresivitas pajak tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Subjek yang dipilih dalam penelitian ini adalah sub sektor industri barang konsumsi yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari dan Indeks Saham Syariah Indonesia dipilih karena pada tahun 2015-2019 terjadipertumbuhan yang baik di pasar modal syariah dan pertumbuhan kapitalisasi pasar syariah mencapai 43,98%.