Yessy Nur Endah Sary
Program Studi S1 Pendidikan Bidan Hafsawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Hematokrit Dengan Kejadian Preeklamsi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanggul Kabupaten Jember Siti Muawanah; Yessy Nur Endah Sary; Mega Silvian Natalia
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1465

Abstract

Preeklamsia merupakan tantangan besar karena penyebabnya tidak diketahui, dengan patofisiologinya kompleks dan tidak sepenuhnya dipahami. Abnormalitas nilai hematologi pada ibu hamil ataupun melahirkan yang secara umum adalah perubahan nilai hemoglobin dan hematokrit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar hematokrit dengan kejadian preeklamsi di wilayah kerja Puskesmas Tanggul Kabupaten Jember. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang terindikasi mengalami preeklamsi dengan melibatkan sebanyak 34 partisipan. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan Predictive Analytics SoftWare Versi 18 dengan uji chi Square pada tingkat kemaknaan α<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ibu preeklamsi sebagian besar memiliki kadar hematokrit yang tinggi (55,9%) dengan sebagian besar berada pada tingkat preeklamsi ringan (67,6%). Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kadar hematokrit dengan kejadian preeklamsi (p-value= 0,004 (α<0,05); X2=0,438). Serta diketahui pula bahwa pada ibu yang memiliki kadar hematokrit tinggi berisiko 15 kali untuk mengalami preeklamsi berat (OR=15,556). Peningkatan kadar hematokrit merupakan predictor terhadap kejadian preeklamsi. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil selama antenatal care menjadi asesmen awal dalam pengkajian kebidanan.