Rezki Akbar Norrahman
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ASPEK EKONOMI DALAM HUBUNGAN DUNIA ISLAM DENGAN EROPA SEJAK MASA PERANG SALIB Rezki Akbar Norrahman
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjis.v1i3.120

Abstract

Sejak masa perang salib, hubungan antara dunia Islam dengan Eropa telah terjalin dalam berbagai aspek, termasuk dalam bidang ekonomi. Selama periode ini, dunia Islam memiliki pengaruh yang signifikan dalam perdagangan internasional dan kemakmuran ekonomi mereka menarik minat dari orang Eropa. Terutama di kota-kota perdagangan seperti Kairo, Damaskus, dan Baghdad, hubungan ekonomi dengan Eropa berkembang dengan pesat. Dalam hubungan ekonomi antara dunia Islam dan Eropa, perdagangan terutama dilakukan melalui jaringan pedagang yang terhubung melalui jalur-jalur perdagangan yang panjang. Banyak barang dagangan yang diperdagangkan, seperti sutra, rempah-rempah, kain, porselen, dan banyak lagi. Selain itu, perdagangan juga terjadi dalam bentuk budak dan ternak. Akan Tetapi perdagangan juga menimbulkan persaingan dan konflik antara dunia Islam dan Eropa, terutama setelah terjadinya Perang Salib. Selama masa ini, perdagangan terhambat dan persaingan semakin meningkat. Kemudian dengan kebangkitan kekuatan Eropa pada abad ke-15 dan ke-16, dunia Islam mulai kehilangan posisi dominannya dalam perdagangan internasional. Terdapat tantangan dalam hubungan ekonomi antara dunia Islam dan Eropa, tetap terlihat adanya pengaruh yang signifikan dari dunia Islam pada perdagangan dan ekonomi global. Pembelajaran yang dapat diambil adalah bahwa hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan adil dapat memperkuat kerjasama antara bangsa dan peradaban.
Analisis Kualitatif Kebijakan Pengembangan Produk FinTech dalam Meningkatkan Akses Keuangan dan Perilaku Konsumen di Indonesia Alfiana Alfiana; Frits Oscar Fanggidae; Rezki Akbar Norrahman; Farida Farida
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 01 (2023): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v2i01.253

Abstract

Pertumbuhan pesat sektor teknologi finansial (FinTech) telah mengubah lanskap keuangan di Indonesia, menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan inklusi keuangan dan membentuk perilaku konsumen. Studi ini menyajikan analisis kualitatif terhadap kebijakan pengembangan produk FinTech di Indonesia, mengkaji implementasi dan dampaknya terhadap akses keuangan dan perilaku konsumen. Wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan utama, termasuk perusahaan FinTech, otoritas pengawas, dan konsumen, menjelaskan lanskap kebijakan yang dinamis, tantangan kepatuhan yang dihadapi oleh perusahaan, dampak positif terhadap perluasan akses keuangan, dan peran kebijakan dalam membentuk perilaku konsumen yang bertanggung jawab. Temuan-temuan tersebut menyoroti pentingnya kebijakan adaptif yang menyeimbangkan inovasi dengan ketegasan peraturan, mendorong lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan Tekfin sekaligus memastikan perlindungan konsumen. Studi ini memberikan kontribusi wawasan yang berharga bagi para pembuat kebijakan, otoritas pengawas, perusahaan FinTech, dan konsumen dalam menavigasi lanskap layanan keuangan digital yang terus berkembang di Indonesia.
Evaluating Hybrid Citizen-AI Legal Monitoring Systems for Strengthening Public Oversight in Urban Environmental Governance Rezki Akbar Norrahman; Aan Puji Kistanto; Aya Hamdi Ramadan
Green Social: International Journal of Law and Civil Affairs Vol. 1 No. 4 (2024): International Journal of Law and Civil Affairs
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greensocial.v1i4.256

Abstract

This study evaluates the effectiveness of a hybrid citizen–AI legal monitoring system in enhancing urban environmental governance. The hybrid system integrates citizen-driven reporting platforms with AI-powered legal monitoring tools to address the challenges of weak public oversight in urban environmental management. By implementing the system in three metropolitan areas, the study explores how real-time data collection through citizen reports, combined with AI-driven analysis, can improve the accuracy, speed, and responsiveness of identifying environmental violations. The results showed a 45% improvement in oversight effectiveness, demonstrating the potential of hybrid systems to enhance monitoring capabilities beyond traditional methods. The AI system, capable of analyzing large datasets and providing timely insights, enabled quicker identification and categorization of violations such as pollution and waste management issues. The integration of citizen involvement through digital platforms allowed for more inclusive data collection, enhancing the quality and volume of information available for decision-making. This synergy between human participation and AI-driven analysis improved the speed of response to urban environmental challenges, making the system more adaptive and efficient. However, challenges such as data reliability and variable citizen participation rates were identified, suggesting the need for strategies to encourage consistent engagement and ensure the accuracy of reported data. The study concludes that hybrid citizen–AI systems can significantly improve urban governance by enhancing transparency, accountability, and responsiveness, offering a promising solution for cities seeking to address environmental issues more effectively.