Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Disiplin Siswa Di SMP Negeri 3 Pangandaran Nova Merisa
Sosiosaintika Vol. 1 No. 1 (2023): SOSIOSAINTIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/sosiosaintika.v1i1.29

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana manajemen kurikulum merdeka mandiri meningkatkan kedisiplinan siswa di SMPN 3 Pangandaran dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peningkatan kedisiplinan siswa di SMPN 3 Pangandaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang melibatkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah Wakil Kepala Sekolah, Wakil Direktur Kurikulum, guru PAI dan siswa kelas 7 SMPN 3 Pangandaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru untuk meningkatkan disiplin diri siswa kelas 7 melalui kebijakan belajar mandiri yaitu: 1) Masuk ke kelas pelajaran pertama di awal waktu; 2) selalu melakukan tindakan yang ditentukan; 3) Selalu mengevaluasi pembelajaran; dan 4) menjalin komunikasi yang baik dengan siswa dan orang tua. Peningkatan kedisiplinan di kalangan siswa kelas 8 dapat dilihat dari berbagai hal, misalnya saat siswa datang, melakukan mogok kelas, berpakaian seragam rapi, menyelesaikan kegiatan yang ditugaskan secara bergiliran. Faktor pendukung pertumbuhan tersebut antara lain: Menciptakan komunikasi yang baik antara guru dengan guru atau guru dengan direktur, suasana sekolah yang positif, lingkungan keluarga, motivasi belajar. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: wali murid, kurangnya kerjasama yang baik antar guru.
SIMPOSIUM DAN DISKUSI PANEL SEJARAH PENAMAAN DAN PENENTUAN HARI JADI DESA CIBANTEN Nova Merisa; Hendra Hendra; Yudi Saputra; Mia Rahmawati; Abdullah Sajidin; Iip Mustopa Syaripah; Dasep Supriatna Ubaidillah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/scp.v1i1.295

Abstract

Pentingnya suatu desa mempunyai hari jadi desa diantaranya memperkuat identitas lokal, meningkatkan kesadaran sosial, mendorong pembangunan, promosi pariwisata, pendidikan dan pembelajaran. Jadi, hari jadi desa memiliki peran yang penting dalam memperkuat dan memajukan desa serta memelihara warisan budaya dan identitas lokal. Melalui kegiatan simposium dan diskusi panel penentuan hari jadi Desa Cibanten merupakan hasil analisis dan penyamaan persepsi antara kelompok KKN-PAR STIT NU Al Farabi Pangandaran dengan tokoh masyarakat dan stakeholder yang ada di Desa Cibanten. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dengan melakukan observasi sekaligus partisipasi kepada masyarakat. Selanjutnya melaksanakan program kerja KKN PAR STITNU Al Farabi Pangandaran tahun 2023 yang dimulai pada 1 Agustus 2023 sampai 4 September 2023. Hasil dari kegiatan simposium dan diskusi panel Sejarah Filosofi Penamaan dan Penetapan Hari Jadi Desa Cibanten pada hari Senin tanggal 04 Februari tahun 2023 yang dilaksanakan oleh KKN-PAR STIT NU Al Farabi Pangandaran adalah penetapan hari jadi Desa Cibanten yang jatuh pada hari senin pon tanggal 21 Februari tahun 1921 (13 Jumadil Akhir 1339 H).