Pendahuluan : Keterlambatan motorik halus pada anak juga dapat disebabkan oleh Kurangnya rangsangan dan stimulasi. Tumbuh kembang optimal dapat tercapai apabila ada interaksi antara anak dan orang tua, terutama stimulasi sangat bermanfaat bagi proses perkembangan anak secara keseluruhan. kegiatan merangsang kemampuan dasar anak agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah yang merupakan orang terdekat dengan anak, pengganti ibu atau pengasuh anak, anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat di lingkungan rumah tangga masing-masing dan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan umum : Mengetahui Efektivitas Permainan Edukatif Dengan Menggunakan Kertas Origami Dan Stick Es Krim Berwarna Untuk Meningkatkan Motorik Halus Pada Anak Usia 3-6 Tahun Di Bimba AIUEO, Jatiwarna, Pondok Melati. Metode : Analisis data kuantitatif sendiri adalah upaya pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengkoordinasikan data, memilah data yang dapat diolah,mencari dan menemukan pola yang penting dan dapat dipelajari sehigga mendapatkan hasil nya dengan cara perhitungan dengan menggunakan analisa uji T paired, univariate, normalitas, bivariate, wilcoxon. Hasil : Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon untuk metode Kertas Origami didapatan p-value 0,000 <0,05 hasil uji Wilcoxon data didapatkan hasil Z 4,140. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon untuk metode Stick Eskrim didapatan p-value 0,000 <0,05. Simpulan : Terdapat Efetivitas Permainan Edukatif Menggunakan Kertas Origami dan Menggunakan Stik Es Krim Berwarna untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 3-6 Tahun Pada Bimba AIUEO Pondok Melati.