Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Teknologi Informasi Komunikasi Dan Budaya Masyarakat Pesisir Kabupaten Barru Terhadap Keamanan Maritim Alwi Sibali; Erhanuddin Erhanuddin; Jainuddin Jainuddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3729

Abstract

Untuk menghadapi dan mengantisipasi situasi, diperlukan pengembangan teknologi informasi komunikasi guna menjaga keamanan maritim yang bebas dari segala ancaman, gangguan maupun hambatan. Penggunaan teknologi informasi komunikasi ini tak luput peranan dari masyarakat maupun aparat yang berperan aktif dalam menciptakan keamanan maritim guna menjaga kedaulatan NKRI. Wilayah Kabupaten barru merupakan wilayah yang sangat dekat dengan selat makassar dan merupakan wilayah yang sangat strategis karena merupakan jalur transportasi laut. Sehingga wilayah ini rawan akan ancaman, gangguuan maupun hambatan yang datang dari dalam maupun luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil kuisioner dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknologi informasi komunikasi dan budaya masyarakat pesisirvterhadap keamanan maritim. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di kecamatan mallusetasi kabupaten barru, dengan jumlah sampel sebanyak 120 orang. Hasil penelitian adalah terdapat pengaruh teknologi informasi komunikasi dan budaya masyarakat terhadap keamanan maritim.
Strategi Penerapan Kebijakan Keselamatan dalam Sistem Pelayaran (Studi Pada PT. Pelayaran Nusantara Sejati) Erhanuddin Erhanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6131

Abstract

This study aims to analyze the implementation of maritime safety policies at PT. Pelayaran Nusantara Sejati, focusing on the challenges and strategies implemented in the safety management system. Although the company has adopted national regulations related to maritime safety, such as Law Number 17 of 2008 and Minister of Transportation Regulation Number PM 57 of 2021, the implementation of these policies still faces obstacles, such as inadequate quality of crew training, limited safety facilities, and irregular supervision. This study identified that the main factors hindering the effectiveness of safety policies are the gap between regulations and field practices, as well as a weak safety culture among ship crews. To address these obstacles, PT. Pelayaran Nusantara Sejati has implemented a Hazard and Operability Study (HAZOP)-based risk management approach, as well as strengthening its crew training program, internal safety audits, and the application of digital technology to detect potential hazards more quickly. The results of the study indicate that improvements in practical training, better communication between management and ship crews, and more consistent monitoring and evaluation are essential to improve maritime safety. This study is expected to provide useful recommendations for PT. Pelayaran Nusantara Sejati in improving its safety management system and creating a safer working environment for crew.