Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Menghadapi Stunting Melalui Seminar Kesehatan Pada Kelurahan Sukasari Tangerang Kota Tangerang Arif Ginanjar Suryatman; Zuhrotunida Z
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8367597

Abstract

Permasalahan stunting menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, berbagai upaya percepatan penurunan stunting  terus dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Sukasari Tangerang Kota Tangerang, dengan peserta unsur masyarakat dan kader posyandu setempat. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menambah wawasan dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk bepartisipasi dalam program penurunan dan pencegahan stunting dengan menjalani pola hidup sehat. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melaksanakan seminar/penyuluhan kesehatan kepada masyarakat yang dilanjutkan dengan forum diskusi dan tanya jawab. Pada saat kegiatan dilaksanakan, para peserta sangat antusias menyimak dan aktif dalam forum diskusi dan tanya jawab. Diakhir kegiatan tim melakukan evaluasi dengan melakukan post test kepada peserta terkait pemahaman materi yang telah disampaikan narasumber dalam hal menjaga pola hidup sehat untuk mencegah stunting.  
Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Menghadapi Stunting Melalui Seminar Kesehatan Pada Kelurahan Sukasari Tangerang Kota Tangerang Arif Ginanjar Suryatman; Zuhrotunida Z
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8367597

Abstract

Permasalahan stunting menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, berbagai upaya percepatan penurunan stunting  terus dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Sukasari Tangerang Kota Tangerang, dengan peserta unsur masyarakat dan kader posyandu setempat. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk menambah wawasan dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk bepartisipasi dalam program penurunan dan pencegahan stunting dengan menjalani pola hidup sehat. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melaksanakan seminar/penyuluhan kesehatan kepada masyarakat yang dilanjutkan dengan forum diskusi dan tanya jawab. Pada saat kegiatan dilaksanakan, para peserta sangat antusias menyimak dan aktif dalam forum diskusi dan tanya jawab. Diakhir kegiatan tim melakukan evaluasi dengan melakukan post test kepada peserta terkait pemahaman materi yang telah disampaikan narasumber dalam hal menjaga pola hidup sehat untuk mencegah stunting.  
Pengembangan Kampung Cerdas Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat dan Tata Kelola Sampah Arif Ginanjar Suryatman; Yusuf Fadli; Toddy Aditya; Tina Hernawati Suryatman
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 4 (2026): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22123489

Abstract

Waste management in urban areas is not only related to the availability of facilities and infrastructure but also to knowledge, behavior, community participation, and governance at the neighborhood level. Pasar Baru Urban Village, Karawaci District, Tangerang City, still faces challenges in the form of limited public understanding of waste segregation and waste reduction at the source, as well as suboptimal waste management governance at the neighborhood (RT/RW) level. This community service activity aims to improve community knowledge, skills, participation, and institutional capacity through the development of an Environmentally Smart Village. The activity employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving the community from the stages of problem identification, planning, implementation, to evaluation. Activities included observation and discussions with stakeholders, waste management education, waste segregation practices, organic and inorganic waste processing, greening activities, biopore construction, as well as strengthening environmental cadres and waste management institutions. The results showed an improvement in community understanding of waste types, the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle), and simple methods of waste processing. The community also gained practical experience in composting, producing eco-enzyme, utilizing Black Soldier Fly (BSF) maggots, and managing inorganic waste through a Waste Bank. At the neighborhood level, waste segregation practices have begun to emerge, with a pilot project implemented in 12 neighborhood units (RTs).
Pengembangan Kampung Cerdas Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat dan Tata Kelola Sampah Arif Ginanjar Suryatman; Yusuf Fadli; Toddy Aditya; Tina Hernawati Suryatman
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 4 (2026): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22123489

Abstract

Waste management in urban areas is not only related to the availability of facilities and infrastructure but also to knowledge, behavior, community participation, and governance at the neighborhood level. Pasar Baru Urban Village, Karawaci District, Tangerang City, still faces challenges in the form of limited public understanding of waste segregation and waste reduction at the source, as well as suboptimal waste management governance at the neighborhood (RT/RW) level. This community service activity aims to improve community knowledge, skills, participation, and institutional capacity through the development of an Environmentally Smart Village. The activity employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving the community from the stages of problem identification, planning, implementation, to evaluation. Activities included observation and discussions with stakeholders, waste management education, waste segregation practices, organic and inorganic waste processing, greening activities, biopore construction, as well as strengthening environmental cadres and waste management institutions. The results showed an improvement in community understanding of waste types, the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle), and simple methods of waste processing. The community also gained practical experience in composting, producing eco-enzyme, utilizing Black Soldier Fly (BSF) maggots, and managing inorganic waste through a Waste Bank. At the neighborhood level, waste segregation practices have begun to emerge, with a pilot project implemented in 12 neighborhood units (RTs).