Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Nelayan Tradisional Ikeu Hikmawati; Fingki Fitriani; Ade Burhanudin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8273488

Abstract

Nelayan tradisional dengan berbagai permasalahannya rentan terhadap kemiskinan sehingga memerlukan intervensi pemerintah dalam pemberdayaannya. Kegiatan pemberdayaan nelayan tradisional di Desa Pamalayan meliputi beberapa pentahapan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu tahapan pemungkinan atau fasilitasi, penguatan, perlindungan serta   pendukungan dan penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pentahapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif, menggunakan data primer yang berasal dari informan dan data sekunder yang berasal dari sumber lain. Dalam kegiatan pemberdayaan ini terdapat berbagai hambatan diantaranya anggaran pemberdayaan yang terbilang minim dan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia nelayan sehingga menghambat laju pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Pamalayan untuk itu selain meningkatkan keterampilan nelayan perlu juga ditingkatkan kemampuan manajemen keuangan kelompok nelayan dan perlunya memperhatikan kendala-kendala yang menghambat proses pemberdayaan sehingga bisa dijadikan acuan dalam program pemberdayaan berikutnya.
Pemberdayaan Nelayan Tradisional Ikeu Hikmawati; Fingki Fitriani; Ade Burhanudin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8273488

Abstract

Nelayan tradisional dengan berbagai permasalahannya rentan terhadap kemiskinan sehingga memerlukan intervensi pemerintah dalam pemberdayaannya. Kegiatan pemberdayaan nelayan tradisional di Desa Pamalayan meliputi beberapa pentahapan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu tahapan pemungkinan atau fasilitasi, penguatan, perlindungan serta   pendukungan dan penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pentahapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif, menggunakan data primer yang berasal dari informan dan data sekunder yang berasal dari sumber lain. Dalam kegiatan pemberdayaan ini terdapat berbagai hambatan diantaranya anggaran pemberdayaan yang terbilang minim dan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia nelayan sehingga menghambat laju pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Pamalayan untuk itu selain meningkatkan keterampilan nelayan perlu juga ditingkatkan kemampuan manajemen keuangan kelompok nelayan dan perlunya memperhatikan kendala-kendala yang menghambat proses pemberdayaan sehingga bisa dijadikan acuan dalam program pemberdayaan berikutnya.
Effectiveness of Online Population Administration Services at the Department of Population and Civil Registration of Garut Regency Ikeu Hikmawati; Fingki Fitriani; Imron Rosadi
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 7 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18661389

Abstract

Since 2020, the Department of Population and Civil Registration of Garut Regency has implemented online population administration services. However, in its implementation, several problems have still been identified. Therefore, this study aims to determine the effectiveness of these online population administration services. This research employs a qualitative (naturalistic) method with a descriptive approach, in which the researcher acts as the research instrument and collects data through observation, interviews, and documentation. The results show that in the productivity dimension, the number of online service applications is lower than manual service applications, and similarly, the number of documents issued through online services is lower than those issued manually. In the quality dimension, the quality of online population administration products is fairly good; however, the quality of online services is not yet satisfactory, as it is often constrained by facilities and infrastructure. In the efficiency dimension, online population administration services shorten service time and simplify procedures. In the capability dimension, online services require the public to possess adequate information technology skills and require officers to be responsive. In the benefit dimension, the community perceives the benefits of online population administration services and responds positively to them. The study also identifies inhibiting factors related to inadequate facilities and infrastructure, limited public understanding, and the lack of technological resources among community members.