Fermina Laia
STT Excelsius

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENTINGNYA KETELADANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Fermina Laia
Inculco Journal of Christian Education Vol 3, No 3 (2023): Vol 3, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v3i3.163

Abstract

Karakter Dilakukan di sekolah karena kurangnya citra karakter yang kuat Pendidikan karakter pun berhasil dalam keadaan yang baik, tetapi dapat diteladani Dukunganpembuatan karakter. Salah satunya adalah tersedianya role model. Teladan adalah sesuatu yang patut diteladani dalam hal sikap, perilaku dan nilai. Pendidik adalah tokoh utama dalam lingkungan pendidikan dasar teladan bagi siswa. Pendidik tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di Dalam lingkungan keluarga dan masyarakat seperti guru, orang tua dan tokoh masyarakat. Untuk mempermudah tercapainya tujuan pendidikan karakter, maka perlu ditetapkan Keteladanan dalam setting pembentuk karakter sebagai bagian dari komponen penguatan karakter siswa. Oleh karena itu, pendidikan karakter di sekolah sangatlah penting. Berikan contoh kepada siswa yang diajari. Guru dapat menciptakan nilai, sikap, dan perilaku,siswa memiliki pemahaman tentang nilai-nilai, dan pemahaman serta keyakinan terhadap nilai-nilai dari orang dalam situasi yang ingin dijadikan contoh.Character education is carried out in schools due to the lack of a strong character image. Character education also works under good circumstances, but can be replicated with the support of character building. One of them is the availability of role models. Exemplary is something that should be emulated in terms of values, attitudes, and behavior. Educators are the main figures in the basic education environment who are exemplary for students. Educators are not only in the school environment, but also in the family and community environment such as teachers, parents and community leaders. To facilitate the achievement of character education goals, it is necessary to regulate the formation of exemplary character as part of the component of strengthening student character. Therefore, character education in schools is very important. Set an example for students. Teacher there are values, attitudes and behavior that can be emulated and students not only have an understanding of values is an understanding and belief in the values of someone who wants to be formed because of a role model.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK SEKOLAH MINGGU DI GEREJA JEMAAT KRISTUS INDONESIA Fermina Laia
Jurnal Excelsior Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/jep.v4i2.50

Abstract

Perubahan  zaman akibat perkembangan dan canggihnya  gadget berdampak pada generasi anak-anak masa kini tanpa terkecuali, termasuk anak Sekolah Minggu. Sekolah Minggu merupakan bagian dari kegiatan Gereja mengadakan pelatihan untuk mengarahkan anak-anak kepada Yesus Kristus, dengan harapan agar mereka menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Guru pendidikan agama kristen  hendaknya berkontribusi terhadap pengembangan kreativitas anak dalam mengenal Kristus. Seorang guru harus menyadari perang pentingnya terhadap anak. Sekolah Minggu mencakup beberapa faktor, yaitu iman Kristen, profesionalisme guru, dan pandangan hidup guru. jadi guru sangat berperang penting didalam kehidupan anak sekolah minggu, untuk memberikan pemahaman dan asupan yang positif terhadap anak sekolah minggu.Tujuan penelitian yakni untuk mengetahu bagaimanai peran guru pendidikan agama kristen dalam pembentukan karakter anak sekolah minggu di Gereja Jemaat Kristus Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah guru pendidikan agama Kristen tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga membimbing mereka dalam pengembangan spiritual dan menanamkan dalam diri mereka iman Kristen. Peran guru Kristen sangat membantu dalam mengubah karakter dan perilaku anak, sehingga melalui peran guru Kristen yang efektif, siswa akan memiliki pemahaman yang lebih matang tentang bagaimana hidup rukun.