Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIZ AL-QUR’AN METODE WAFA DI SDIT AR RUHUL JADID JOMBANG Syarifuddin Syarifuddin; Jufri Jufri; Kasim Hijrat
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Manajemen Pembelajaran Tahfiz Al-Qur’an Metode Wafa di SDIT Ar Ruhul Jadid Jombang, yang meliputi aspek dasar, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasannya dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan teknik analisa kualitatif dengan proses reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan dalam penelitian ini yaitu: Pertama, aspek yang melandasi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an metode Wafa adalah dikarenakan metode belajar Al-Qur’an bersifat holistik dan komprehensif dengan otak kanan yang berada di bawah naungan yayasan Syafa’atul Qur’an Indonesia. Kedua, perencanaan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an metode Wafa berjalan melalui proses musyawarah yang melibatkan pihak-pihak yang ada dalam proses perencanaannya. Ketiga, Pelaksanaan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an metode Wafa dalam penelitian ini dilaksanakan dengan pembagian kelompok tahfidz berdasarkan tingkatan hafalan. Keempat, Pengawasan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an metode Wafa yang dilakukan oleh koordinator dan tim Wafa pusat, dan diawasi langsung oleh Kepala Sekolah dengan melakukan cross check kembali serta memberikan bimbingan dan arahan untuk dilakukan perbaikan-perbaikan.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV MIS AL-HIDAYAH LEUWOHUNG Amiruddin Salem, Muh.; Hijrat, Kasim; Jufri, Jufri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.2408

Abstract

Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan yang mendorong siswa untuk aktif berpikir, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV Mis Al-Hidayah Leuwohung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitiannya kualitatif deskriptif. Teknik pengumpuan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menganalisis data dengan tiga langkah: Kondensasi data (data condensation), Menyajikan data (data display), dan Menarik simpulan atau verifikasi (conclusion drawing and verification). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode inkuiri dan berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam IPS. Metode inkuiri mendorong siswa untuk bertanya, menganalisis data, dan membuat argumen berdasarkan bukti. Sementara itu, pembelajaran berbasis masalah membantu siswa menganalisis kasus, memahami penyebab, dan mencari solusi, yang juga meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri mereka. Secara keseluruhan, metode yang berfokus pada eksplorasi dan pemecahan masalah nyata terbukti efektif.
Akulturasi Adat dan Islam dalam Tradisi Masyarakat Desa Lamahala Jaya: Perspektif Pendidikan dan Keagamaan aliumar, ali
Widyadewata Vol. 8 No. 1 (2025): Widyadewata : Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to discuss the process of acculturation between customs and Islam in Lamahala Jaya Village, East Adonara District, East Flores Regency from an educational and religious perspective. This acculturation occurs in various aspects of social, religious, and educational life, creating harmony between traditional values ​​and Islamic teachings. Using a descriptive qualitative approach, this study reveals that local traditions are maintained with adjustments to be in harmony with Islamic teachings. Traditional ceremonies, commemorations of Islamic holidays, and customary deliberations are real examples of how Islam and local culture can blend without causing clashes of values. However, modernization and globalization present challenges to the sustainability of this acculturation, especially in the inheritance of values ​​to the younger generation. Therefore, a revitalization strategy through education based on customs and Islam is needed to maintain a balance between cultural heritage and religious teachings. The results of this study indicate that the acculturation of customs and Islam not only maintains cultural identity, but also strengthens Islamic values ​​in the lives of the local community.