Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Dalam Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Kawasan Industri Hijau Mangkupadi Ika Niswatin Budiarti; Nurus Soimah; Dewi Qomariah Imelda; Tri Astuti
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v10i1.15883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia (SDM) terhadap penyerapan tenaga kerja lokal di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Desa Mangkupadi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 tenaga kerja lokal yang bekerja di KIHI. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemberdayaan masyarakat berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Sebaliknya, kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal, yang menegaskan bahwa faktor disiplin, etos kerja, pengalaman, dan kemampuan adaptasi menjadi penentu utama keterlibatan tenaga kerja lokal di kawasan industri. Sementara itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dan kualitas SDM secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal di KIHI tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal masyarakat, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti kebijakan rekrutmen perusahaan dan kebutuhan spesifik industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal memerlukan sinergi antara pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan, peningkatan kualitas SDM yang relevan dengan kebutuhan industri, serta dukungan kebijakan ketenagakerjaan yang terintegrasi.