Program kemitraan PT INKA (Persero) didasarkan pada suatu komitmen PT INKA(Persero) mengenai kepedulian kepada usaha kecil yang ada di sekitar lokasi perusahaan PT INKA (Persero). Industri Batik Murni merupakan salah satu usaha kecil di kota Madiun yang mempunyai hambatan baik dari segi permodalan, pemasaran, dan manajemen pembukuan usaha. Melalui program kemitraan PT INKA (Persero), industri Batik Murni mengajukan diri sebagai mitra binaannya. Penelitian ini fokus pada program kemitraan PT INKA (Persero) dalam mengembangkan usaha industri Batik Murni sebagai tanggung jawab perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek penelitian adalah pelaksanaan program kemitraan PT INKA (Persero) dan subjek penelitian adalah salah satu mitra binaan PT INKA (Persero), yaitu industri Batik Murni. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman (1984) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa program kemitraan PT INKA (Persero) sebagai implementasi CSR PT INKA (Persero). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program kemitraan PT INKA (Persero) merupakan CSR PT INKA (Persero) jika dilihat dari 8 indikator CSR yaitu: 1) leadership (kepemimpinan), 2) proporsi bantuan, 3) transparansi dan akuntabilitas, 4) cakupan wilayah, 5) mekanisme monitoring 6) pelibatan stakeholder, 7) keberlanjutan, dan 8) hasil nyata. Adapun kategori CSR PT INKA (Persero) melalui program kemitraan berada pada tataran legal responsibility (tanggung jawab hukum).