Bambang Sujarwadi
Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Audit Sistem Informasi “SAPA ASN” Pemerintah Kabupaten Bantul Menggunakan Cobit 5 Framework Domain DSS (Deliver, Service And Support) Nur Rahma Aziza; Bambang Sujarwadi
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v4i1.87

Abstract

Pemerintah Kabupaten Bantul mengimplementasikan Sistem Aplikasi Terpadu Aparatur Sipil Negara (SAPA ASN) sebagai salah satu sistem informasi untuk mendukung penerapan E-Government yang dikelola oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Sistem informasi SAPA ASN memuat informasi vital terkait data administrasi seluruh ASN pemerintah Kabupaten Bantul. Kegiatan audit sistem informasi diperlukan untuk memastikan sebuah sistem informasi berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan tujuan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kapabilitas pada tata kelola dan manajemen TI yang telah diimplementasikan pada sistem informasi SAPA ASN. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Standar atau kerangka kerja yang digunakan dalam kegiatan audit adalah COBIT 5 Framework dengan domain DSS (Deliver, Service amd Support). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kapabilitas pada keseluruhan proses domain DSS pada sistem informasi SAPA ASN berada pada level 3 Established Process (proses stabil) yang berarti secara keseluruhan aktivitas pada setiap proses pada domain DSS sudah diimplementasikan serta dikelola berdasarkan dengan standar yang telah disepakati. Rekomendasi yang diberikan adalah membuat Standar Operasional Prosedur (SOP), menentukan kebijakan-kebijakan terkait proses bisnis serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut, dan mengoptimalkan kontrol terhadap setiap proses bisnis yang berjalan.
AKTIVITAS MEDIA RELATIONS JOGJA CITY MALL DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF Anindita Shavira; Bambang Sujarwadi
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v2i1.45

Abstract

Jogja City Mall sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Yogyakarta selalu berusaha untuk mencapai citra yang diharapkan. Demi mencapai semua itu, membutuhkan komunikasi yang baik kepada publik. Public relations dengan menggunakan media massa berusaha membuat informasi yang berharga dari Jogja City Mall dapat tersebar luas ke publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas media relations di Jogja City Mall dalam membangun citra positif, yaitu kesan yang baik dari masyarakat terhadap kredibilitas perusahaan. Penelitianini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Jogja City Mall melakukan aktivitas media relations yang meliputi: konferensi pers, press release, pers briefing, special event, pers interview, press luncheon, dan pers tour yang mampu memotivasi masyarakat untuk berkunjung ke Jogja City Mall. Dalam menjaga hubungan baik dengan wartawan, Jogja City Mall bekerja sama dengan berbagai media melalui kedekatan pribadi. Citra Jogja City Mall saatini sebagai mall modern telah mampu mencapai visinya. Namun, Jogja City Mall belum sepenuhnya mampu menunjukkan sisi “Spirit of Jogja” sebagai visinya.
Analisis Kebutuhan Informasi Wisatawan dalam Pengembangan Desa Wisata Kembangarum di Kabupaten Sleman Bambang Sujarwadi
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v4i1.84

Abstract

Dalam menentukan tujuan wisata, para wisatawan sangat membutuhkan informasi yang rinci dan lengkap sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk berkunjung ke obyek wisata. Untuk itu, pengelola informasi desa wisata Kembangarum seharusnya menyampaikan informasi yang dimiliki kepada masyarakat luas dengan menggunakan berbagai media, terutama media online, sehingga memenuhi kecepatan akses informasi yang tinggi dan jangkauan penyebaran informasi yang sangat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan informasi wisatawan dalam pengembangan desa wisata Kembangarum di Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan  survey. Populasi penelitian terdiri atas  para wisatawan pengunjung desa wisata Kembangarum yang jumlahnya tidak diketahui, sehingga penentuan jumlah anggota sampel mengikuti pendapat Slovin yaitu 96 orang, dan dibulatkan menjadi 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis destribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara kebutuhan informasi wisatawan dengan penyediaan informasi oleh pengelola informasi desa wisata Kembangarum. Penyebaran informasi desa wisata Kembangarum lebih mengandalkan pada media tatap muka (gethok tular) dan kurang memaksimalkan penggunaan media online atau internet yang memiliki aksesibilitas tinggi dan jangkauan penyebaran informasi yang sangat luas, sehingga menjadi salah satu penyebab menurunnya kunjungan wisatawan ke desa wisata Kembangarum  dari tahun 2016 sampai sekarang.
Pengaruh Konten Akun Instagram @Sisilism2.0 Terhadap Kesadaran Kekerasan Seksual di Kalangan Remaja Nindy Yekti Chotimah; Bambang Sujarwadi
Jurnal Ilmiah Manajemen Informasi dan Komunikasi Vol 7, No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimik.v7i2.287

Abstract

Sexual violence is often a problem that affects teenagers, therefore sex education for teenagers is very important. Technological developments encourage the emergence of new media to meet human needs for communication and information. Instagram is a social media in the form of a smartphone application for disseminating information. The @sisilism2.0 account is an account that uploads information about sex education. The aim of this research is to find out whether the content of the Instagram account @sisilism2.0 influences awareness of sexual violence among teenagers. This research uses a quantitative approach with data collection techniques using an online questionnaire. The population in this study is followers of the @sisilism2.0 account. The sample was taken using a random sampling technique. Respondents are male or female aged 15-25 years old, followers of the @sisilism2.0 account, actively using Instagram and interact with the @sisilism2.0 account, also understand the content of the @sisilism2.0 Instagram account. The number of sample members was 96 people. The data analysis method in this research used the classic assumption test, simple regression analysis, and coefficient of determination. Data processing used the SPSS version 25 program. The research results obtained show that the content of the Instagram account @sisilism2.0 has a significant influence on self-awareness of teenagers regarding sexual violence by 64%, while the remaining 36% is influenced by other variables outside the research.