Denny Yatmadi
Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBANGUNAN INTEGRAL OPRIT JEMBATAN PENGHUBUNG KAMPUNG NANGGELA DAN NANGGERANG, KABUPATEN BOGOR Denny Yatmadi; Yanuar Setiawan; Kartika Hapsari Sutantiningrum
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Panrita Abdi - April 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i2.18507

Abstract

The access road connecting the road in the village of Kampung Nanggela and the village road of Kampung Naggerang is still a bamboo bridge whose condition is dangerous to be used as the accessibility of public transportation and the mobility of goods and services between the two villages. Therefore a new bridge is needed that is appropriate for it. To build a proper and strong bridge, it is necessary to support the construction of a bridge oprit/approach road as a road tread plate to the bridge, and the bridge oprit is often damaged, namely a decrease in elevation to cracks which can endanger the bridge structure. To overcome this problem, this Community Service Activity aims to build an integral oprit bridge that connects Naggela and Nanggerang villages with innovative use of wire mesh on the oprit plate to prevent soil subsidence and cracks in the oprit integral bridge and integrate the oprit plate and head structure. Bridge. Community Service Activities are carried out using discussion and lecture methods to produce designs, budget plans, and the sequence of stages of development implementation, then use practical methods during the development process with technical assistance from the Community Service Activity team. The result of this activity is the construction of an integral bridge oprit connecting the village of Kampung Nanggela and the village road of Kampung Nanggerang and partners having skills and additional knowledge in building integral bridge operations. ---  Akses jalan penghubung antara jalan di desa Kampung Nanggela dan jalan desa Kampung Nanggerang masih berupa jembatan bambu yang kondisinya membahayakan untuk digunakan sebagai aksesibilitas transportasi warga dan mobilitas barang dan jasa antara kedua kampung tersebut, oleh karena itu diperlukan jembatan baru yang layak bagi warga. Untuk membangun jembatan yang layak dan kuat perlu didukung pembangunan oprit jembatan/ jalan pendekat sebagai pelat injak jalan menuju jembatan, oprit jembatan sering mengalami kerusakan yaitu terjadi penurunan elevasi hingga keretakan yang dapat membahayakan struktur jembatan. Untuk mengatasi persoalan tersebut Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan melakukan pembangunan integral oprit jembatan yang menghubungkan Kampung Nanggela dan Nanggerang dengan inovasi penggunaan wiremesh pada pelat oprit sehingga mencegah terjadinya penurunan tanah dan keretakan pada integral oprit jembatan serta mengintegrasikan antara pelat oprit dan struktur kepala jembatan. Kegiatan PKM dilakukan dengan menggunakan metode diskusi dan ceramah untuk menghasilkan desain, rencana anggaran biaya (RAB) serta urutan tahapan pelaksanaan pembangunan, selanjutnya menggunakan metode praktek saat proses pembangunan dengan pendampingan teknis oleh tim PKM. Hasil dari kegiatan ini adalah terbangunnya integral oprit jembatan penghubung desa Kampung Nanggela dan jalan desa Kampung Nanggerang serta mitra memiliki keterampilan dan tambahan pengetahuan dalam membangun integral oprit jembatan