Nurqalbi SR
Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Daun Kelor Terhadap Berat Badan Balita Gizi Kurang Puskesmas Tamalate Resky Wulan Sari; Nurqalbi SR; Syamsuryana Sabar
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.162

Abstract

Gizi kurang merupakan permasalahan gizi yang masih sering terjadi pada balita. Gizi kurang pada anak dapat membuat anak menjadi kurus dan pertumbuhan menjadi terhambat. Di Indonesia menurut UNICEF yaitu diperkirakan sebanyak 7,8 juta anak mengalami gizi kurang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak daun kelor terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Puskesmas Tamalate Makassar. Penelitian ini dilakukan pada balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Tamalate Makassar. Jenis Penelitian ini menggunakan pre-exsperiment dengan desain (one group pre test-post test). Pengambilan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 35 sampel berdasarkan menurut Gay dan Dhiel. Pemberian ekstrak daun kelor dikonsumsi setiap hari 1 kapsul (10 gram) selama 14 hari. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan berat badan balita gizi kurang sesudah pemberian ekstrak daun kelor (moringa oleifera). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh ekstrak daun kelor terhadap balita gizi kurang. Dari hasil uji Wilxocon didapatkan p=0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Diharapkan petugas kesehatan agar lebih berperan aktif dalam memberikan konseling atau pendidikan kesehatan tentang gizi pada balita serta mencari solusi terhadap dampak pada balita gizi kurang yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang balita tersebut.