This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasetis
Kiki Puspitasary
STIKES Mamba’ul 'Ulum Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Perilaku Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Andriani Noerlita Ningrum; Kiki Puspitasary; Rianita Sri Kemala
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 3 (2023): Jurnal Farmasetis: Agustus 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v12i3.1374

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) adalah salah satu penyakit degeneratif yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah akibat kelainan insulin.  Pola makan yang tidak baik dan kurangnya aktivitas fisik dapat menjadi salah satu faktor risiko penyakit DM tipe 2.  Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku pola makan dan aktivitas fisik terhadap risiko kejadian diabetes melitus tipe 2 pada pasien di wilayah Puskesmas Grogol. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik menggunakan rancangan case control.  Sampel yang digunakan sebanyak 84 responden terdiri dari 42 kelompok kasus dan 42 kelompok kontrol, menggunakan teknik sampling berpasangan.   Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara observasional menggunakan data primer dan data sekunder.  Analisis yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square untuk mencari hubungan dua variabel, dilanjutkan uji Regresi Logistic untuk mengetahui prosentase pengaruh perilaku pola makan dan aktivitas fisik terhadap risiko kejadian DM tipe 2. Analisis menggunakan uji Chi Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku pola makan dan aktivitas fisik terhadap risiko kejadian diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p-value = 1.000 (P≥0,05) dan 0.783 (P≥0,05).  Hasil analisis uji Regresi Logistik menunjukkan pengaruh perilaku pola makan dan aktivitas fisik sebesar terhadap risiko kejadian DM tipe 2 sebesar 0,8%.