Achmad Fatkhurrozi
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Melestarikan Kearifan Lokal Melalui Kurikulum Pendidikan dalam Membangun Nilai Karakteristik Peserta Didik Fiqih Nur Laili; Achmad Fatkhurrozi; Yusa’ Abdillah; Hilmi Miftahun Ni’am
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1894

Abstract

Kearifan lokal local wisdom (kearifan setempat) dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan lokal yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik dan sarat akan nilai moral, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakat. Kearifan lokal terbentuk sebagai keunggulan budaya masyarakat setempat maupun kondisi geografis melalui enkulturasi, yaitu proses pewarisan sesuatu masyarakat dari generasi yang satu ke generasi berikutnya. Kurikulum Pendidikan adalah seperangkat rencana dan pengaturan dalam pembelajaran berupa isi pelajaran, tata cara mengajar, dll yang dijadikan pedoman dalam belajar mengajar untuk mencapai aspek pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), dan ketrampilan (psikomotorik). Pendidikan karakter adalah usaha secara sadar untuk membantu mengembangkan karakteristik individu secara optimal dalam memahami, memperdulikan dan melaksanakan nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengedepankan nilai-nilai yang berperadaban sesuai dengan karakteristik bangsa yang dicanangkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 87 tahun 2017, bahwasannya tujuan penguatan pendidikan karakter yakni membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas Indonesia tahun 2045. Sesuai jiwa pancasila dengan mengembangkan paltform pendidikan nasional, yang meletakan pendidikan karakter sebagai jiwa utama dengan dukungan publik dilakukan melalui pendidikan formal, non formal, dan informal dengan memperhatikan keberagaman budaya Indonesia.