Christy Pransisca
UIN FAS Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMIKIRAN FATIMA MERNISSI TENTANG GENDER DALAM FERSFEKTIF ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA DI INDONESIA Christy Pransisca; Alimni Alimni
Manthiq Vol 8, No 1 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v8i1.11976

Abstract

AbstractThis study aims to find out how Fatima Mernissi's thoughts on gender equality in  Islamic fersfective and its implementation in Indonesia. This research  is a qualitative descriptive research  (Library research)   where  data  sources are taken by collecting data.    Then it  can be concluded  that: (1) The fact is that  Islam strongly affirms the equality of men and women (2)Women must be active and  have high  intellectual capacity so that they  are able to  take part in the public sphere (3) Mernissi highlights the role of women in politics, economy, social and law between men and women is equal in terms of leading a country. It is proven in Indonesia that there is a female President and it is clear from the visits of a number of universities that the number of women in post-graduate is much more than when undergraduate. This is in stark contrast to the early days of Islam, which discouraged women from pursuing higher education.  Keywords: Fatima Mernissi thought,  Islamic ferfective, and gender AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran Fatima Mernissi tentang kesetaraan gender Dalam Fersfektif Islam dan implementasinya di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif (Library research) yang mana sumber data di ambil dengan cara mengumpulkan data. Kemudian dapat disimpulkan bahwa : (1) Hakikatnya Islam sangat mengafirmasi kesetaraan Laki-Laki dan Perempuan (2) Perempuan harus Aktif dan memiliki kapasitas Intelektual yang Tinggi sehingga mampu berkiprah di Ruang publik (3) mernissi menyoroti peran perempuan dalam politik, ekonomi social dan hukum antara laki-laki dan perempuan adalah sama dalam hal memimpin sebuah negara. Terbukti di Indonesia adanya Presiden Perempuan dan terlihat jelas dari kunjungan sejumlah universitas bahwa jumlah perempuan di pasca sarjana jauh lebih banyak dari pada Ketika sarjana. Ini sangat kontras dengan awal-awal datangnya islam, yang membuat perempuan enggan mengejar Pendidikan tinggi. Kata kunci : Pemikiran Fatima Mernissi, fersfektif Islam, dan Gender