Penelitian ini bertujuan untuk mengubah paradigma lama, bahwa sebenarnya kecerdasan itu banyak, multidimensi, ada pada setiap masing-masing manusia yang hidup di bumi ini. Juga bertujuan untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kecerdasan jamak atau multiple intelligence tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Sumber data terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data berupa dokumentasi. Pendekatan analisisnya menggunakan pendekatan perspektif interpretatif. Sedangkan analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing bahasan tentang kecerdasan jamak atau multiple intelligence dapat ditemui di dalam Al-Qur’an; kecerdasan matematika-logika ada dalam Q.S Ali-Imran[3]: 190-191, kecerdasan bahasa/linguistik ada dalam Q.S Ar-Rahman[55]: 1-4, kecerdasan interpersonal ada dalam Q.S Al-Hujurat: 13, kecerdasan intrapersonal ada dalam Q.S Al-Isra’[17]: 36, dan kecerdasan naturalis ada dalam Q.S Al-Qashas[28]: 77. Selanjutnya kecerdasan matematika-logika, kecerdasan bahasa/linguistik dan kecerdasan intrapersonal masuk ke dalam ranah fitrah dalam kaitannya dengan pendidikan Islam. Sedangkan kecerdasan interpersonal dan kecerdasan naturalis termasuk kepada akhlak dalam kaitannya dengan pendidikan Islam. Sementara, relevansi antara konsep multiple intelligence dengan pendidikan Islam ialah dapat dilihat dari bagaimana Allah memberikan anugerah kecerdasan kepada para hamba-Nya itu berbagai macam, bukan hanya satu saja. Tujuannya adalah untuk membantu manusia dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dalam kehidupannya.