Opianus Halawa
Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Abu Kulit Durian Terhadap Kuat Tekan Dan Porositas F’C 20 Mpa Opianus Halawa; Wandazatulo Hulu
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2163

Abstract

Beton adalah hasil rekayasan teknologi, beton merupakan hasil campuran dari agregrat kasar (kerikil), agregrat halus (pasir), air dan semen. Nama asing beton adalah concrete, berasal dari gabungan bahasa latin com, yang artinya bersama – sama, dan cescere (tumbuh). beton merupakan campuran antara semen Portland atau semen hidraulik lainnya, agregat halus, agregat kasar, dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan yang membentuk masa padat. Kekuatan tekan beton merupakan salah satu kinerja beton. Kekuatan tekan adalah kemampuan beton untuk menerima gaya tekan persatuan luas. Walaupun dalam beton tegangan tarik yang kecil, diamsumsikan bahwa semua tegangan tekan didukung oleh beton tersebut. Tanaman durian termasuk dalam famili Bombaceae yang dikenal sebagai buah tropis basah asli Indonesia dan juga disebut sebagai raja buah. Pada penelitian ini menggunakan abu kulit durian sebagai bahan tambahan pengganti agregrat halus yang di campurkan pada beton. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah abu kulit durian dapat mempengaruhi mutu beton f‟c 20 Mpa, mengetahui nilai perbandingan nilai kuat tekan beton normal dengan beton modifiksasi menggunakan abu kulit durian. Dimana presentase yang akan digunakan yaitu mulai dari 0,5 %, 1 %, dan 1,5 % . Setelah dilakukan pengujian didapat nilai kuat tekan beton normal umur 7 hari sebesar 15,75 N/mm, umur 14 hari sebesar 17,15 N/mm, umur 21 hari sebesar 18,3 dan umur 28 hari sebesar 25,7 N/mm. Hasil pengujian kuat tekan menggunakan abu kulit durian yang disubtitusikan pada agregrat halus (pasir alami), dengan presentase 0,5 % sebesar 15,85 N/mm (umur 7 hari), 17,9 N/mm (umur 14 hari), 19,25 N/mm (umur 21 hari), 21,15 N/mm (umur 28 hari). Nilai presentase 1 % sebesar 14,55 % (umur 7 hari), 16,1 N/mm (umur 14 hari), 17,15 N/mm (umur 21 hari), 18,35 N/mm (umur 28 hari). Nilai presentase 1,5 % sebesar 11,85 N/mm (umur 7 hari), 13,25 N/mm (umur 14 hari), 14,5 N/mm (umur 21 hari), 16,45 N/mm (umur 28). Dengan hasil pengujian tersebut, makan penggunaan abu kulit durian memenuhi kuat tekan rencana f‟c 20 Mpa khususnya penggunaan 0,5% campuran abu kulit durian, penggunaan abu kulit durian ini tidak boleh digunakan dalam jumlah yang besar (tidak boleh lebih dari 0,5 %) dan abu kulit durian tidak layak digunakan jika di bandingkan dengan nilai kuat tekan beton normal.