Permasalahan tanah di bawah struktur bangunan seringkali mengakibatkan kerusakan jalan dan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kestabilan dan daya dukung tanah terhadap konstruksi pada tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang memaparkan variabel penelitian dan didukung dengan data-data yang didapat dari hasil penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode eksperimental. Analisis data menggunakan analisis statistik. Penelitian ini menguji dan mendeskripsikan secara detail terhadap apa yang ditemukan dalam pengambilan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Penambahan serat bambu dengan persentase 0% terhadap tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik memperoleh hasil lolos saringan No.200 sebesar 55,58 %, batas cair tanah = 43,31 % , indeks plastisitas tanah = 8,85 % dan nilai CBR Sebesar 6,07%. Penambahan serat bambu dengan persentase 3% terhadap tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik memperoleh hasil lolos saringan No.200 sebesar 43,38 %, batas cair tanah = 42,40 % , indeks plastisitas tanah = 8,03 % dan nilai CBR Sebesar 7,07%. Penambahan serat bambu dengan persentase 5% terhadap tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik memperoleh hasil lolos saringan No.200 sebesar 38,77 %, batas cair tanah = 41,37 % , indeks plastisitas tanah = 8,78 % dan nilai CBR Sebesar 6,47%.Penambahan serat bambu dengan persentase 7% terhadap tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik memperoleh hasil lolos saringan No.200 sebesar 36,83 %, batas cair tanah = 42,62 % , indeks plastisitas tanah = 9,84 % dan nilai CBR Sebesar 5,53%. Tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik memenuhi nilai ketentuan CBR timbunan biasa yaitu 6 % dan diperoleh hasil pengujian sebesar 6,07 %. Tanah Desa Baharen Kecamatan Sidamanik dapat digunakan sebagai tanah konstruksi untuk timbunan pada pembangunan jalan.