Nuur Octascriptiriani Rosdianto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI DESA SUKAMANIS WILAYAH KERJA PUSKESMAS KADUDAMPIT KABUPATEN SUKABUMI Anisya Maharani; Enung Tati Amalia; Nuur Octascriptiriani Rosdianto; Elisya Handayani4
Jurnal Health Society Vol. 10 No. 1 (2021): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2021
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah utama yang diderita oleh hampir separuh wanita hamil di seluruh negara di dunia, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2018 RISKESDAS melaporkan sebanyak 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Desa Sukamanis Wilayah Kerja Puskesmas Kadudampit Kabupaten Sukabumi. Pengetahuan ibu hamil merupakan pengetahuan yang dimiliki ibu hamil untuk mengetahui apa saja yang harus ibu hamil ketahui selama kehamilan. Kejadian anemia adalah suatu keadaan orang tersebut mengalami anemia atau tidak dilihat dari kadar Hb dalam darah orang tersebut. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel sebanyak 44 orang. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Menggunakan Kuesioner untuk variabel pengetahuan tentang anemia dan data dokumentasi untuk variabel kejadian anemia. Analisis data menggunakan Chi Square.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar ibu hamil yang mengalami anemia memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 15 orang (54,5%) dan sebagian kecil tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 1 orang (6,2%). Terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan, terdapat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia. Diharapkan perlunya meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil terkait permasalahan yang timbul pada ibu hamil. Kata Kunci : Ibu Hamil, Pengetahuan Anemia, Kejadian Anemia
HUBUNGAN PERUBAHAN FUNGSI SEKSUALITAS DENGAN FREKUENSI HUBUNGAN SEKSUAL PADA LANSIA WANITA USIA 45-59 TAHUN DI KELURAHAN TIPAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIPAR KOTA SUKABUMI Nuur Octascriptiriani; Kusuma Putri
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan pada lansia wanita mengenai kesehatan reproduksi salah satunya penurunan fungsi organ reproduksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perubuhan fungsi seksualitas dengan frekunsi hubungan seksual pada lansia Wanita usia 45-59 tahun di kelurahan tipar wilayah kerja puskesmas tipar kota sukabumi. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia wanita usia 45-59 tahun dengan jumlah sampel 285 lansia wanita dengan cluster random sampling. Uji hipotesis menggunakan chi-square. Hasil penelitian, sebagian besar mengalami disfungsi seksual sebanyak 188 orang (72,3%) dan tidak aktif melakukan hubungan seksual sebanyak 137 orang (52,7%). Terdapat hubungan antara perubahan fungsi seksualitas dengan frekuensi hubungan seksual pada lansia wanita usia 45-59 tahun dengan Chi Square P value =0,000. Simpulan terdapat hubungan antara fungsi seksualitas dengan frekuensi hubungan seksual pada lansia wanita usia 45-59 tahun di Kelurahan Tipar Wilayah Kerja Puskesmas Tipar Kota Sukabumi. Disarankan kepada puskesmas Tipar untuk melakukan konseling mengenai sistem reproduksi serta konseling mengenai aktivitas seksual pada lansia, karena aktivitas seksual pada lansia merupakan kebutuhan dasar yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan keluarga. Kata Kunci : Perubahan, Fungsi Seksualitas, Frekuensi Hubungan Seksualitas
Hubungan Self-Efficacy Dengan Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Kebidanan Nuur Octascriptiriani Rosdianto
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v8i1.376

Abstract

Sedikitnya lapangan pekerjaan tersedia saat ini menggambarkan pentingnya pemberianilmu kewirausahaan bagi lulusan bidan. Salah satu upaya agar mahasiswa tergerakberwirausaha adalah menumbuhkan minat mahasiswa dalam berwirausaha. Faktoryang mempengaruhi minat berwirausaha pada mahasiswa adalah self-efficacy. Tujuandan manfaat penelitian mengetahui hubungan self-efficacy dengan minat berwirausahapada mahasiswa kebidanan dengan manfaat menambah wawasan terkait kewirausahaqanpada mahasiswa yang dikaitkan dengan self efficacy. Penelitian korelasional denganpendekatan secara cross-sectional. Populasi adalah mahasiswa Prodi Diploma IIIKebidanan STIKes Sukabumi sebanyak 106 responden, jumlah sampel sebanyak 50responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling.Instrumen yang digunakan pada variabel self-efficacy yaitu menggunakan General Self-Efficacy (GSES), dan pada minat berwirausaha menggunakan Zaidatol Akmaliah LopePihie Scale dengan hasil uji validitas mengacu kepada hasil instrument baku General Self-Efficacy (GSES), dan Zaidatol Akmaliah Lope Pihie Scale. Analisis data pada penelitianini menggunakan teknik chi-square. Hasil penelitian sebagian besar responden sebanyak40 responden (80%) memiliki self-efficacy tinggi dan sebagian besar responden sebanyak36 responden (72%) memiliki minat berwirausaha tinggi. Terdapat hubungan antaraself-efficacy dengan minat berwirausaha (p=0,012). Simpulan menunjukkan terdapathubungan signifikan self-efficacy dengan minat berwirausaha. Diharapkan workshopterkait peningkatan minat berwirausaha dapat terselenggara pada mahasiswa kebidanan