p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islamic Tourism
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Desa Wisata Kubu Gadang Sebagai Salah Satu Desa Wisata Terbaik Di Sumatera Barat Nury Ance Marshesa; Harry Yulianda
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol 1, No 1 (2021): I-Tourism : Jurnal Pariwisata Syariah
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v1i1.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mendeskripsikan strategi pengembangan apa yang dilakukan oleh Desa Wisata Kubu Gadang secara optimal untuk kembali terpilih menjadi desa wisata terbaik di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan Desa Wisata Kubu Gadang dalam mempertahankan penghargaan desa wisata terbaik di Sumatera Barat menggunakan teori yang dikemukakan oleh Mahriani et al dengan kriteria 4A+1C adalah : Pertama Attraction (Atraksi) strategi yang digunakan adalah mempertahankan dan melestarikan potensi alam, kebudayaan, kesenian dan makanan khas yang ada. Kedua Amenities (Fasilitas) yaitu melakukan strategi inovasi terhadap fasiltas Desa Wisata Kubu Gadang seperti pembuatan cafe, pembuatan gerbang Kubu Gadang dilengkapi dengan patung Silek Lanyah, membuat beberapa spot foto dengan mengangkat tema tradisi dan alam, membuat petunjuk arah, membuat fllosofi Kubu Gadang dan menambah lahan parkir. Ketiga Accesbility (Aksesbilitas) yaitu Desa Wisata Kubu Gadang letaknya strategis dekat dengan destinasi lain maka perlunya menjaga kolaborasi dengan destinasi sekitarnya. Keempat Ancilliary (Pelayanan Tambahan) yaitu menjaga kerjasama dengan Travel Agent dan Photografer dimana dukungan dari pihak luar swasta sangat membantu dalam pengembangan seperti promosi. Kelima Community Involvement (Keterlibatan Masyarakat) masyarakat Desa Wisata Kubu Gadang mendukung pembangunan desa wisata, tetapi dalam prakteknya masih ada sebagian kecil yang belum terlibat, oleh karena itu perlunya mencari regenerasi penggerak dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat guna untuk menyadarkan masyarakat atas manfaaat adanya desa wisata serta memberikan pelatihan bahasa asing bagi pengeloa Desa Wisata Kubu Gadang. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Padang Panjang juga memberikan penyuluhan, sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat. Dinas Pariwisata juga mengajak pengelola khususnya dari anggota POKDARWIS untuk melakukan studi banding ke desa-desa wisata yang sudah berkembang.  
Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Daya Tarik Tamu di Grand Bunda Hotel Syariah Latifa Sri Oktavia; Harry Yulianda
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol 1, No 1 (2021): I-Tourism : Jurnal Pariwisata Syariah
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v1i1.4632

Abstract

The purpose of this study is to describe the marketing management in the Grand Bunda Hotel Syariah based on the marketing mix (product, price, place, promotion) and see the marketing strategy through the marketing mix that needs to be done by the Bunda hotel in increasing consumer attractiveness.This type of research is descriptive qualitative by conducting research and direct interviews to determine the marketing strategy through the marketing mix of product, price, place, promotion at Grand Bunda Hotel Syariah Bukittinggi. Data collection techniques through interviews and documentation. The data analysis technique is using data reduction analysis stages, which is a form of analysis that sharpens and shows important things in the results of interviews, data presentation provides conclusions from the results of interviews that have been compiled which allows drawing conclusions and taking action, and finally drawing conclusions. This is the most important and final process carried out in research to get a conclusion that can be verified based on the presentation of data obtained from sources.From the research that the author did in the field, it can be concluded that the marketing strategy used by Grand Bunda Hotel Syariah is a product strategy that provides the facilities needed by guests such as a place for ablution, Qibla direction and prayer equipment. The price strategy offered is affordable for all people by determining economic prices. Its location strategy is very strategic by being near the tourist attraction of Bukittinggi. The promotional strategy is carried out by giving brochures to every guest who visits there and sales promotions carried out during meeting visits to other places. And the strategy that Grand Bunda Hotel Syariah did not do was a potential product strategy by maximizing social media, using influencer services, creating blogs about hotels. Additional product strategies such as providing a Muslim-inspired swimming pool and a Muslim-inspired SPA with a separate place for men and women.