Rachela Belinda Fatharani
Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RESEPSI TENTANG CITRA PUBLIK PEREMPUAN DALAM FILM CRITICAL ELEVEN Rachela Belinda Fatharani; Dyna Herlina Suwarto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i1.15803

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pemaknaan audiens tentang peran domestik perempuan, (2) mengetahui pemaknaan audiens tentang peran publik perempuan, dan (3) mengetahui pemaknaan audiens tentang citra publik perempuan dalam film Critical Eleven. Penelitian ini adalah analisis resepsi khalayak dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah film Critical Eleven. Sedangkan subjek penelitian adalah audiens film Critical Eleven dengan kriteria perempuan berusia 18 sampai dengan 22 tahun. Jumlah subjek penelitian sebanyak 21 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) kelompok Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis konten deskriptif dan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT). Analisis data dilakukan dengan teknik analisis resepsi encoding-decoding Stuart Hall yang meliputi pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) audiens film Critical Eleven memaknai peran domestik perempuan sebagai tanda bakti seorang perempuan terhadap suaminya serta peran domestik merupakan kewajiban laki-laki dan perempuan, (2) audiens film Critical Eleven memaknai peran publik perempuan sebagai mata pencaharian dan relasi, status sosial dan harga diri, serta aktualisasi diri, (3) audiens film Critical Eleven memaknai citra publik perempuan dalam film Critical Eleven dalam citra pigura, persahabatan, dan manfaat. Namun masing-masing audiens memiliki pandangan dan prinsip sendiri sehingga ada bagian tertentu dari konten Critical Eleven yang tidak disetujui oleh audiens, seperti penampilan dan cara bergaul. Sehingga posisi pembacaan penonton Critical Eleven berada pada posisi pembacaan negosiasi.Kata kunci: analisis resepsi, Critical Eleven, film