This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI Hasina Tazkiyya Fitriani; Labib Zufar Mansurdin; Lisania Amanah; Siti Nurhania; Alsa Denta Priatna Priatna; Siti Nurlailatul Qodariah; Raden Siti Nurlaela
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9135

Abstract

Daging merupakan sumber nutrisi yang penting bagi manusia untuk mendapatkan protein berkualitas tinggi. Kualitas daging ditentukan oleh pertumbuhan komponen jaringan ikat berupa tulang, lemak dan jaringan otot. Besarnya serabut otot dan tebalnya otot akan menentukan kualitas daging. Penipuan terhadap industri daging adalah praktik-praktik pelanggaran hukum dalam industri pengolahan untuk menjual produk agar mendapatkan lebih banyak keuntungan secara ilegal. Penguatan penelitian tentang metode analisis keaslian produk daging sangat penting untuk mengontrol keamanan pangan yang beredar di pasaran. Penelitian ini menggunakan dua metode untuk mendeteksi pemalsuan daging sapi yang dicampurkan dengan daging babi yaitu metode ELISA dan metode uji PCR multipleks. Metode ELISA ini adalah teknik yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur molekul DNA babi yang terkandung dalam daging sapi.  Sedangkan uji PCR multipleks adalah teknik PCR yang memungkinkan deteksi beberapa target DNA secara bersamaan. Untuk mendeteksi adanya DNA babi pada daging sapi, PCR multipleks dapat digunakan dengan mengamplifikasi fragmen DNA spesifik dari daging sapi dan daging babi. Pada penelitian ini, Uji PCR multipleks yang dikembangkan terbukti efisien secara simultan dalam identifikasi dua jenis daging. Pengujiannya juga cukup sensitif untuk mengaktifkan deteksi template DNA serendah 30 pg per reaksi yang membuatnya memenuhi syarat untuk makanan daging yang dimasak. Teknik ini validasi untuk akurasi, spesifisitas, sensitivitas, dan penerapan dalam pengujian sampel makanan.