Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai sarana untuk berpikir dan bereksplorasi dalam memecahkan masalah bagi peserta didik, dimana dalam proses pembelajarannya dilakukan dengan mengkolaborasikan seperangkat ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, seni dan matematika agar dapat mengembangkan keterampilan dan kemampuan dari peserta didik yang nantinya akan dibutuhkan di masa depan, karena hal ini sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin pesat dan membutuhkan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Namun di Indonesia sendiri hingga saat ini, masih belum banyak sekolah khususnya sekolah dasar yang menggunakan atau menerapkan model pembelajaran STEAM tersebut. Karena, belum semua guru mengetahui dan memahami secara mendalam mengenai model pembelajaran STEAM ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui, menganalis serta mengkaji mengenai persepsi atau tanggapan guru sekolah dasar terhadap implementasi pembelajaran STEAM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model STEAM ini mendapatkan respon yang baik dari guru dan sangat cocok untuk diterapkan ke dalam pembelajaran agar lebih menarik dan inovatif, akan tetapi masih banyak guru di sekolah dasar yang belum mengetahui mengenai pembelajaran menggunakan model STEAM.