Alya Salsabila
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Iklim Organisasi dengan Komunikasi Asertif pada Generasi Z Alya Salsabila; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7549

Abstract

Abstract. A conducive climate within an organization will be a positive influence on members. Generation Z which belongs to an organization, is expected to channel their expression and concern in a positive way of feeling, and to think but respect the rights of others through assertive communication. This study aims to test the climate within an organization can serve as a platform for generation Z learning assertive communication. Using quantitative methods and correlational approaches to determine the relationship between the two. The research population is member of the Jabar Bergerak Zillenial Province organization which is a Z-generation with total sampling techniques. Research results show that there is a link between organizational climate and assertive communication in Jabar Bergerak Zillenial Province, with a correlational test of 0,518. Categories of strong, significant, positive, and direct relationships. So it can be concluded that the better the organizational climate in Jabar Bergerak Zillenial Province, the better the impact it will have on assertive communication skills in generation Z. Abstrak. Iklim yang kondusif dalam sebuah organisasi akan menjadi pengaruh positif bagi para anggota. Generasi Z yang tergabung dalam sebuah organisasi diharapkan dapat menyalurkan ekspresi dan kepeduliannya dengan cara yang positif rasakan, dan pikirkan namun tetap menghormati hak orang lain melalui komunikasi asertif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji iklim dalam sebuah organisasi dapat menjadi wadah bagi generasi Z belajar komunikasi asertif. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan korelasional untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Populasi penelitian adalah anggota organisasi Jabar Bergerak Zillenial Provinsi yang merupakan generasi Z dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara iklim organisasi dengan komunikasi asertif pada anggota Jabar Bergerak Zillenial Provinsi, dengan hasil uji korelasional sebesar 0.518. Kategori hubungan kuat, signifikan, positif, dan searah. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin baik iklim organisasi pada Jabar Bergerak Zillenial Provinsi, maka akan semakin baik pula dampak yang diberikan bagi kemampuan komunikasi asertif pada generasi Z.