Fauziah Hayati
Fakultas Kedokteran, Universitas Abulyatama, Aceh|Universitas Abulyatama

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kualitas Hidup Pasien Pasca Laparatomi di RSUD Meuraxa Banda Aceh Tahun 2022 Sy. Oksen Timal Husnah; Hendro Mustaqim; Fauziah Hayati
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 22, No 3 (2023): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.22.3.164-168

Abstract

Latar belakang: Menurut World Health Organization (WHO) kualitas hidup (Quality of Life) merupakan persepsi individu dalam hidupnya yang ditinjau dari konsteks budaya, perilaku dan sistem nilai dimana mereka tinggal dan berhubungan dengan standar hidup, harapan, kesenangan, dan penilaian individu terhadap posisi mereka dalam kehidupan. Menurut data World Health Organization (WHO) jumlah pasien yang menjalani operasi telah meningkat secara signifikan. Pada tahun 2017 terdapat 140 juta pasien di seluruh rumah sakit di dunia, dan pada tahun 2019 diperkirakan meningkat menjadi 148 juta jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas hidup pasien pasca laparatomi di RSUD Meuraxa Banda Aceh pada tahun 2022.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien rawat jalan dengan tindakan pasca Laparatomi di poliklinik bedah RSUD Meuraxa Banda Aceh pada tahun 2022 dengan menggunakan Teknik Totally Sampling. Penelitian dan pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2022 dengan menggunakan analisa data univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan distribusi deskriptif dengan menggunakan program SPSS dan menggunakan uji kualitatif.Hasil: Didapatkan sebanyak (55,6%) usia 20-44 kategori dewasa, (55,6%) dengan jenis kelamin laki-laki, (44,4%) dengan diagnosa acute appendicitis, dan sebanyak (61,1%) dengan lama rawatan 3 hari. Sebanyak (11,1%) pasien yang memiliki kualitas hidup buruk. Rata-rata kesehatan  fisik dan mental adalah ≥50 dikatakan baik.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kualitas hidup pasien pacsa laparatomi di RSUD Meuraxa Banda Aceh tahun 2022 adalah baik.Kata kunci: kualitas hidup; pasien pasca laparatomi Title: Identification of Quality of Life of Post Laparotomy Patients at Meuraxa Hospital Banda Aceh in 2022Background: According to the World Health Organization (WHO) quality of life (Quality of Life) is an individual's perception of life in terms of the cultural context, behavior and value systems in which they live and relates to living standards, expectations, pleasures, and individual assessments of their position in life, according to data from the World Health Organization (WHO) the number of patients with surgery reached a very significant increase. In 2017 there were 140 million patients in all hospitals in the world, and in 2019 it was estimated to increase to 148 million.Method: This study used a descriptive method with a cross sectional approach. The population of this study were outpatients with post-laparotomy procedures at the surgical polyclinic at the Meuraxa Hospital in Banda Aceh in 2022 using the Totally Sampling Technique. Research and data collection were carried out in December 2022 using univariate data analysis presented in the form of a frequency distribution table and a descriptive distribution using the SPSS program.Result: There were (55.6%) aged 20-44 in the adult category, (55.6%) male, (44.4%) diagnosed with acute appendicitis, and as many as (61.1%) with length of stay 3 days. A total of (11.1%) patients had a poor quality of life. The average physical and mental health is ≥50 is said to be good.Conclusion: Based on the research results obtained, it can be concluded that the quality of life of post-laparotomy patients at Meuraxa Hospital Banda Aceh in 2022 is good.Keywords: quality of life; post-laparatomy patients
Hubungan Pola Makan dan Perilaku Merokok Terhadap Penderita Gastritis di Puskesmas Kuta Baro Septia Nurrahmawati; Yuni Rahmayanti; Fauziah Hayati
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 22, No 3 (2023): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.22.3.169-175

Abstract

Latar belakang: Gastritis merupakan peradangan yang mengenai mukosa lambung. Penderita gastritis pada umumnya terjadi pada orang-orang dengan pola makan yang tidak teratur, kebiasaan mengonsumsi makanan pedas, asam, makanan instant, minum kopi, dan minuman berkarbonasi. Selain pola makan salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia yang dapat ditemui hampir di setiap kalangan masyarakat adalah perilaku merokok. Rokok tidaklah menjadi hal baru dan asing lagi di masyarakat,baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Makan dan Perilaku Merokok Terhadap Penderita Gastritis di Puskesmas Kuta Baro.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 sampai Januari 2023 di poli umum Puskesmas Kuta Baro. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui wawancara dan pengisian kuesioner oleh responden. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh dari 80 sampel yang terpilih dan kontrol berdasarkan uji statistik Chi-Square dimana nilai p-value = 0,734 dengan kesimpulan tidak terdapat hubungan pola makan dan perilaku merokok terhadap penderita gastritis.Simpulan: Tidak terdapat hubungan pola makan dan perilaku merokok terhadap penderita gastritis di Puskesmas Kuta Baro.Kata kunci: pola makan; perilaku merokok; penderita gastritis Title: Relationship of Diet and Smoking Behavior to Gastritis Sufferers at Kuta Baro Health CenterBackground: Gastritis is inflammation that affects the mucosa stomach. Sufferers of gastritis generally occur in people with a diet irregular, the habit of consuming spicy, sour, instant food, drink coffee, and carbonated drinks. In addition to eating patterns one habit Indonesian society that can be found in almost every society is smoking behavior. Cigarettes are not a new and foreign thing in society, either male or female, old or young.Method: This study is an observational analytic study by design cross sectional study. This research was conducted from December 2022 to January 2023 at the public polyclinic at the Kuta Baro Health Center. Sampling using total sampling method. Data collection was carried out directly through interviews and filling out questionnaires by respondents. Research data were analyzed with using the Chi-Square statistical test.Result: Research results obtained from 80 selected and control samples based on the Chi-Square statistical test where the p-value = 0.734 with conclusions There is no relationship between diet and smoking behavior on gastritis sufferers.Conclusion: There is no relationship between diet and smoking behavior gastritis sufferers at the Kuta Baro Health Center.Keywords: diet; smoking behavior; gastritis sufferers