Vicky Mahendra
Computer Science Department, BINUS Graduate Program – Master of Computer Science, Bina Nusantara University, Jakarta 11480, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Kerangka Kerja NIST Cybersecurity dan CIS Controls sebagai Manajemen Risiko Keamanan Siber Vicky Mahendra; Benfano Soewito
Techno.Com Vol 22, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v22i3.8491

Abstract

Menurut laporan dari Check Point Reasearch, terjadi peningkatan sebesar 38% dalam serangan siber global pada tahun 2022 bila dibandingkan dengan tahun 2021. Untuk menghadapi serangan siber global ini, maka perlu disiapkan manajemen risiko dalam menghadapi serangan siber tersebut. Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum memiliki panduan dalam manajemen risiko. Kementerian PUPR dapat memanfaatkan beberapa kerangka kerja keamanan siber yang telah tersedia, seperti kerangka kerja NIST Cybersecurity dan kerangka kerja CIS Controls yang juga sering disebut Critical Security Controls sebagai langkah dalam manajemen risiko keamanan siber. Penelitian ini dilakukan pada salah satu aplikasi yang sedang berjalan pada Kementerian PUPR. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data, penilaian kondisi saat ini, identifikasi kondisi saat ini, identifikasi kondisi yang diinginkan, analisis kesenjangan, memberikan rekomendasi dan membuat usulan rencana aksi. Hasil penelitian didapatkan bahwa identifikasi kondisi saat ini mendapatkan skor rata-rata 2.77. Kondisi yang diinginkan/dicapai aplikasi didapat skor rata-rata 3.00. Dari hasil tersebut, terdapat kesenjangan sebesar 0.23. Setelah analisis kesenjangan didapatkan 32 rekomendasi dan mengusulkan rencana aksi dengan isu-isu prioritas tinggi dan sedang. Manajemen risiko menggunakan kerangka kerja NIST Cybersecurity dan CIS Controls terbukti dapat mengukur kematangan keamanan siber pada infrastruktur aplikasi sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya serangan siber.