Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Classical Test Theory: Measurement for Fashion Design Double Track High School Program Irma Russanti; Eko Hariadi; Tri Rijanto
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 3 No. 3 (2022): November
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v3i3.306

Abstract

The Double Track High School Program is a program that provides the provisions of high school students in order to have competencies such as vocational students, one of which is the Fashion Design competency. Tests are needed to measure students' cognitive abilities. This research is a test that aims to obtain information on the validation of the Fashion Design cognitive test items using the classical test theory. This quantitative descriptive study uses a multiple choices test with four choices of 40 items. Participants' responses were collected through Google form for Fashion Design class of 2019 and 2018 totaling 122 respondents. The analysis technique with the strata program was analyzed using classical test theory. Based on the analysis of the cognitive validation tests of fashion design competencies Double track high school program results obtained the validation of the test uses classical test theory with a test reliability coefficient of 0.5729 for the number of tests as many as 40 questions, meaning the question items has moderate reliability. The conclusion is a test can be used for fashion design double track high school program.
Pengaruh Kemampuan Berinovasi Terhadap Kualitas Visual Presentasi Karya Busana Siswa SMK di Jawa Timur Elis Nur Unsudah; Irma Russanti; Tri Rijanto
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan berinovasi terhadap kualitas visual presentasi karya busana pada fashion show siswa SMK di Jawa Timur. Kemampuan berinovasi merupakan factor penting dalam proses penciptaan karya busana, karena berperan dalam menghasilkan ide yang Kreatif, orisinal, sesuai dengan perkembangan trend an kebutuhan industry mode. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII Program Keahlian Tata Busana pada beberapa SMK Negeri di Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan skala Likert yang Telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial melalui analisis regresi linear. Pengujian pengaruh parsial dilakukan dengan uji t serta koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengukur besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berinovasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas visual presentasi karya busana pada fashion show siswa SMK di Jawa Timur.  Hal ini ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 0,817, t hitung sebesar  31,30 sedangkan t table sebesar 1, 975 pada taraf signifikansi 5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kemampuan berinovasi yang dimiliki siswa, semakin baik kualitas visual presentasi karya busana yang ditampilkan dalam fashion show. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar (R² = 0,861). menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 86,1% variasi kualitas visual presentasi karya busana, sedangkan 13,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan berinovasi perlu menjadi fokus dalam proses pembelajaran, baik melalui pembelajaran berbasis proyek, eksplorasi desain, maupun pengalaman berkarya yang mendorong kreativitas dan pemecahan masalah sesuai dengan tuntutan industri fashion.