Putri Lintang Utami
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring Research Trends of Physics Concept Mapping in Physics Learning: Bibliometric Analysis Putri Lintang Utami; Nadi Suprapto; Hasan Nuurul Hidaayatullaah
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 3 No. 2 (2022): July
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v3i2.308

Abstract

Research related to the application of concept mapping in physics learning is increasing and has become a trending topic for decades. This research purpose are (1) Analyze the research network and visualization concept mapping research in physics learning and contributions to learning physics (2) Analyze contribution of Indonesian Researchers on Concept mapping research (3) Analyze research recommendations related to concept mapping in physics learning. This bibliometric analysis using Scopus database in 2012-2023 period documents and analyze by VOSviewer. Visualization results with physics concept mapping be found in 6 clusters with the dominant items are mapping, students, and physics. The implementation of concept mapping in physics learning has many impact there are conceptual understanding, student performance, learning outcome, problem solving and physics misconception. Indonesia has contribute in physics concept mapping research with Universitas Negeri Manado being the most productive affiliations, Polukan c. being the most productive author and the most cited publication is “The effectiveness of Concept Mapping Content Representation Lesson Study (ComCoReLS) model to improve skills of Creating Physics Lesson Plan (CPLP) for pre-service physics teacher”. Based on network visualization the research recommendation about physics concept mapping are about concept mapping’s research in problem solving and misconceptions.
Kegiatan Bimbingan Belajar Sebagai Upaya dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Anggi Adelia Putri; Avelin Febriliani; Putri Lintang Utami; Safira Putri Ramadhani
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v2n1.p35-41

Abstract

Kegiatan Bimbingan belajar bertujuan untuk menambah intensitas belajar dan mengoptimalkan prestasi belajar peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Karas yang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Berdasarkan survei yang telah dilakukan terdapat beberapa permasalahan terkait pendidikan dan sumber daya manusia di Desa Karas. Salah satu permasalahan terkait pendidikan di Desa Karas terutama di SDN Karas 1 dan SDN Karas 2 yakni kurangnya kemampuan dan minat belajar peserta didik di sekolah. Beberapa peserta didik memiliki kekurangan dalam kemampuan berhitung, maka diadakan kegiatan bimbingan belajar untuk menunjang hal tersebut. Subjek dari kegiatan ini merupakan peserta didik kelas 6 dengan rincian 14 peserta didik di SDN Karas 1 dan 21 peserta didik di SDN Karas 2. Bimbingan belajar di SDN Karas 1 dilaksanakan untuk mata pelajaran matematika dan tematik. Mata pelajaran matematika dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa, sedangkan untuk mata pelajaran tematik dilaksanakan setiap hari Rabu dan Kamis. Bimbingan belajar di SDN Karas 2 dilaksanakan hanya untuk mata pelajaran matematika yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan ini dilihat dari peningkatan nilai pre-test dan post-test yang diberikan setiap minggunya. Peningkatan nilai pre-test dan post-test dilihat dari rata-rata 6 kali pre-test dan 6 kali post-test yang telah dilakukan pada setiap mata pelajaran. Kegiatan bimbingan belajar yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik serta berhasil mencapai indikator keberhasilan yang dibuat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil nilai post-test mayoritas peserta didik di kedua sekolah. Dengan rincian, sebanyak 83% peserta didik mengalami peningkatan nilai post-test.