Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Gaya Kepemimpinan Dan Dampaknya Terhadap Motivasi Kerja Pegawai DPMPTSP Kabupaten Bengkayang Dhea Dhea; Helena Anggreani Tjondro Sugianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan dan dampaknya terhadap motivasi kerja pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bengkayang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memahami budaya kerja, interaksi sosial, dan pola kepemimpinan yang berkembang dalam organisasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas pejabat fungsional dan pegawai DPMPTSP. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan memiliki pengaruh positif terhadap motivasi kerja pegawai melalui komunikasi yang efektif, ketegasan, keadilan, dan pemberian apresiasi. Motivasi kerja yang baik berdampak pada meningkatnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, dan kualitas pelayanan publik. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa kurang optimalnya komunikasi, rendahnya apresiasi yang dirasakan sebagian pegawai, serta rutinitas pekerjaan yang monoton sehingga memengaruhi motivasi kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan yang partisipatif, komunikatif, dan adaptif merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dinamika Strategi Pemasaran Dan Kapital Sosial Dalam Pembentukan Keputusan Pembelian Konsumen: Studi Kasus Lala Mart Bengkayang Falvianus Christian Wada Wadi; Helena Anggreani Tjondro Sugianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika strategi pemasaran dan kapital sosial dalam pembentukan keputusan pembelian konsumen di Lala Mart Bengkayang. Persaingan usaha ritel di tingkat lokal menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan strategi pemasaran konvensional, tetapi juga memanfaatkan kedekatan sosial dengan konsumen. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri dari pemilik toko, empat karyawan, dan lima konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui bauran pemasaran 4P terbukti efektif dengan keunggulan pada kelengkapan produk, strategi harga ganda yang fleksibel, lokasi strategis, serta promosi sederhana yang diperkuat oleh komunikasi dari mulut ke mulut. Kapital sosial berperan penting melalui tiga elemen: jaringan sosial yang terbangun dari kedekatan personal, kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk, dan norma timbal balik yang terwujud dalam tindakan saling membantu. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa strategi pemasaran dan kapital sosial tidak bekerja secara terpisah, melainkan saling menguatkan secara dinamis melalui tiga fase: pembentukan, penguatan, serta pemeliharaan dan ekspansi. Interaksi dinamis inilah yang menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan bagi ritel lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan pembelian konsumen di ritel lokal dipengaruhi oleh kombinasi seimbang antara faktor rasional dan faktor sosial, sehingga pengelolaan ritel lokal perlu memadukan strategi pemasaran yang baik dengan pembinaan relasi sosial yang berkelanjutan.