Af'idatul Lathifah
Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KNOWLEDGE SHARING PADA COMMUNITY OF PRACTICES (STUDI KASUS KOMUNITAS BLOGGER PUBLISHER KLATEN) Isna Badawi; Af'idatul Lathifah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran knowledge sharing pada kegiatan kopi darat dan pelatihan by request komunitas blogger publisher Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diketahui bahwa kopi darat dan pelatihan by request bersifat insidental. Diskusi pada kopi darat dilakukan dengan santai, adapun diskusi pada pelatihan by request dipimpin seorang mentor. Permasalahan yang dibahas pada saat diskusi di kopi darat adalah seputar blog yang dikelola. Materi yang dibahas pada pelatihan by request sesuai dengan permintaan dan lebih menitik beratkan pada praktek. Bentuk dokumentasi diskusi pada kopi darat berupa catatan hal-hal penting dan hasil diskusi dibuat artikel, adapun bentuk dokumentasi diskusi pada pelatihan by request adalah script dan tutorial. Dokumentasi hasil diskusi kopi darat dan pelatihan by request dibagikan melalui grup facebook, grup WhatsApp, blog pribadi dan secara langsung. Setelah mengikuti kopi darat dan pelatihan by request anggota komunitas blogger publisher Klaten selalu mendapatkan pengetahuan baru, lebih paham teknik membuat sesuatu, lebih termotivasi untuk sukses, menambah jaringan dan hubungan antar anggota menjadi semakin erat.
PERILAKU PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENCARIAN REFERENSI PADA PENULISAN ILMIAH DI FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO (Studi Kasus Skripsi di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro) Amelia Yordan Ulia Dewantoro; Af'idatul Lathifah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh teknologi informasi saat ini sangatlah penting terutama terhadap penulisan ilmiah di kalangan mahasiswa, salah satu bukti nyata pemanfaatan teknologi informasi bagi karya ilmiah adalah dengan memanfaatkan referensi-referensi yang berkaitan dengan karya ilmiah tersebut. Berdasarkan fakta tersebut skripsi ini membahas mengenai “Perilaku Penggunaan Teknologi informasi dalam Pencarian Referensi Terhadap Penulisan Ilmiah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro : Studi Kasus Skripsi di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro”. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku mahasiswa dalam menelusur informasi yang mereka butuhkan dan bagaimana mahasiswa menggunakan  internet dalam referensi karya ilmiahnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu dengan memilih lima informan berdasarkan kriteria: mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro yang sedang fokus mengerjakan skripsi, memanfaatkan internet sebagai bahan referensinya dan yang bersedia menjadi informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Analisis penelitian meliputi bagaimana mahasiswa memanfaatkan referensi ilmiah yang berbasis online dan bagaimana perilaku mahasiswa tersebut ketika menelusur informasi sebagai referensi ilmiah yang berbasis online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pencarian mahasiswa dalam memperoleh informasi berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan pengetahuannya mengenai sumber referensi terkait skripsinya. Selain itu, internet berpengaruh pada pengerjaan skripsi mahasiswa terutama ketika mencari referensi-referensi melalui internet seperti mencari jurnal online, skripsi online dan sumber-sumber lain yang berbasis online. Selain itu, mahasiswa memanfaatkan internet untuk mencari referensi sumber utama, sumber penunjang, atau selingan hiburan. Namun meskipun demikian hal itu tidak menggeser peranan penting buku sebagai sumber referensi terpercaya.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI SANTRI PONDOK PESANTREN FUTUHIYYAH MRANGGEN DEMAK Akhmad Muchibin; Af'idatul Lathifah
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Analisis Kemampuan Literasi Informasi Santri Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Santri Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan dan bagaimana kemampuan literasi informasi mereka. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi etnografi. Informan dalam penelitian ini adalah santri usia setingkat SMA. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung dengan mengikuti kegiatan santri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi mereka sebagian besar belum memenuhi standar yang oleh ditetapkan AASL. Pada standar belajar mandiri dan standar tanggung jawab sosial belum dimiliki santri sepenuhnya. Kemampuan tersebut berdasarkan kurangnya fasilitas yang menunjang untuk melatih kemampuan literasi informasi mereka dan ketatnya peraturan yang membatasi eksplorasi literasi informasi, dan tidak ada yang mengajarkan mereka untuk menggunakan informasi secara tepat. Mereka hanya bisa mengetahui, mencari, dan menemukan kebutuhan informasi mereka, namun mereka tidak bisa mengevaluasi dan menggunakan informasi yang mereka temukan dengan bijak.