Lulu Atuzzahroh
Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANAN PERPUSTAKAAN PRAMOEDYA ANANTA TOER ANAK SEMUA BANGSA (PATABA) BLORA, JAWA TENGAH DALAM PEMBERDAYAAN MODAL SOSIAL Lulu Atuzzahroh; Joko Wasisto
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peranan Perpustakaan Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa (PATABA) dalam Pemberdayaan Modal Sosial”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan perpustakaan PATABA dalam melakukan pemberdayaan modal sosial. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi pustaka. Peneliti melakukan wawancara mendalam kepada tujuh informan yang terdiri dari satu informan kunci yaitu pendiri dan penanggungjawab perpustakaan PATABA, empat informan utama yaitu orang-orang yang mempunyai kekuasaan di dalam kelompok sosial, dan dua informan tambahan yaitu keluarga dari perpustakaan PATABA dan anggota dari kelompok sosial. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Terdapat tiga tahapan yang dilakukan perpustakaan PATABA dalam melakukan pemberdayaan modal sosial. Pertama, tahap penyadaran dan pembentukan perilaku menuju perilaku sadar dan peduli; kedua, tahap tranformasi dan; ketiga, tahap peningkatan kemampuan intelektual, kecakapan, dan ketrampilan. Hasil penelitian terhadap peranan perpustakaan PATABA dalam pemberdayaan modal sosial menunjukkan tiga hal yang pertama yaitu sebagai fasilitator, sebagai penasehat dan pembimbing, sebagai pendukung pendidikan formal, serta sebagai agen perubahan. Manfaat yang diperoleh dari modal sosial dari adanya pemberdayaan ini yaitu bertambah pengalaman dalam sebuah kepanitiaan acara; meningkatkan rasa bersosialisasi menjadi lebih baik; memperoleh banyak teman, keluarga, dan relasi; menambah ilmu pengetahuan mengenai budaya dan sejarah.