Zainal Abidin
IAIN Lhokseumawe, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Baca Yasin 41 Di Majelis Sosial Tahfizul Qur’an Kota Medan : (Studi Living Hadis) Zainal Abidin
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 2 Nomor 3 Agustus (2023)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v2i3.1429

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang fenomena pembacaan Yasin 41 yang sering di baca di Majelis Sosial Tahfizul Qur’an (MSTQ) Kota Medan. Lembaga lembaga pendidikan sejenis pesantren non formal yang khusus menjadi tempat pendidikan bagi penghafalan Al-Qur’an ini tidak jarang di datangi oleh masyarakat atau orang yang memiliki hajat tertentu agar di kabulkan atau dimudahkan Tuhan hajat dan keinginannya melalui pembacaan Surat Yasin sebanyak 41 kali oleh para santri Majelis Sosial Tahfizul Qur’an (MSTQ) Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dari segi kajian Living Hadis yang melandasi pembacaan Surat Yasin sebanyak 41 kali tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi dan observasi dengan para pelaku yang terlibat dengan pembacaan Surat Yasin 41 kali ini, kemudian di klasifikasi dan dianalisis. Dan adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Tradisi membaca Surat Yasin sebanyak 41 kali ini dapat memberikan pengaruh dalam menjalankan rutinitas keseharian masyarakat sehingga, tradisi ini akan tetap ada; (2) Aspek fungsional sosial masyarakatnya adalah : Secara khusus, Tradisi membaca Surat Yasin sebanyak 41 kali dapat bermanfaat bagi individu dengan tujuan untuk memohon kepada Allah agar mengabulkan permintaan dan hajatnya ; Bagi beberapa orang santri secara signifikan akan memberikan pengaruh terhadap kepribadian mereka yang akan istiqomah meminta kepada Allah secara serius dan mereka tidak akan menyimpang dari ajaran agama ; sedangkan bagi Majelis Sosial Tahfizul Qur’an (MSTQ) yang mengadakan pembacaan Surat Yasin sebanyak 41 kali merupakan ajang silaturahmi dengan masyarakat. Interaksi masyarakat terjalin erat dan dapat berlanjut dalam kehidupan mereka sehari-hari akan tetap terjaga.