Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh servant leadership terhadap kualitas pelayanan, untuk mengetahui pengaruh servant leadership terhadap komitmen organisasi, untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi terhadap kualitas pelayanan dan untuk mengetahui pengaruh servant leadership terhadap kualitas pelayanan dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif dengan cara melakukan survei, yaitu penelitian yang mengambil sejumlah sampel dari populasi dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Metode survei digunakan untuk mendapatkan data tentang karakteristik sesuatu. Metode ini juga digunakan untuk menguji beberapa hipotesis atas sampel yang diambil dari suatu populasi. Teknik pengumpulan data adalah dengan kuisioner atau wawancara.. Penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen atau alat ukur, kemudian dianalisis dengan statistik atau secara kuantitatif. Hasil metodologi penelitian kuantitatif berupa hipotesis. instrumen, statistik, dan hipotesis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS). PLS merupakan model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan berdasarkan variance atau componentbased structural equation modelling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa servant leadership memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kualitas pelayanan, servant leadership memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap komitmen organisasi, komitmen organisasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kualitas pelayanan dan servant leadership memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening