Karya Sastra merupakan cerminan kehidupan manusia yang berisi sikap tertulis, perilaku, pikiran, pengetahuan, tanggapan, perasaan dan imajinasi orang itu sendiri. Salah satu karya sastra yang banyak dinikmati masyarakat saat ini yakni film. Film sebagai karya sastra sangat diharapkan membawa nilai-nilai positif kepada penonton sehingga mereka sangat peka terhadap masalah-masalah yang berhubungan dengan kehidupan sosial. Di dalam film juga banyak terdapat tindakan sosial dari setiap adegan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan sosial yang terdapat pada objek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah Film Ambu. Sedangkan, data pada penelitian ini yakni uraian kalimat, gambar, dan dialog antar tokoh dalam beberapa menit pada film Ambu yang mengandung konsep tindakan sosial dari Max Weber. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni mengunakan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan konsep tindakan sosial yang dibagi menjadi empat yaitu tindakan rasionalitas instrumental, rasionalitas nilai, afektif, dan tradisional. Pada konsep tindakan rasionalitas instrumental terdapat tindakan yang muncul salah satunya yaitu kesadaran Fatma pada pertimbangan yang rasional ketika menanggpi lingkungan eksternalnya. Pada tindakan rasionalitas nilai terdapat tindakan yang muncul salah satunya yaitu mengucapkan salam pada saat ingin mengakhiri telepon. Pada tindakan afektif terdapat tindakan yang muncul diantaranya adalah rasa sedih, senang, dan terharu. Pada tindakan tradisional terdapat tindakan yang muncul salah satunya adalah barangsiapa yang mau menginap dan menetap cukup lama harus memintra izin terlebih dahulu kepada kepala suku atau bisa disebut dengan Jaro.