Purnama Sari Cane
Prodi Diploma Tiga Kebidanan Sekolah Tinggi Kesehatan Nurul Hasanah Kutacane

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Ibu Dalam Memberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Dalam Menghadapi Menarche Di Desa Pinding Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2022 Purnama Sari Cane
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.7938

Abstract

Menarche adalah menstruasi pertama perempuan yang umumnya terjadi pada usia sekitar 10-11 tahun, menarche disebut haid yang pertama kali terjadi, setelah masa reproduksi, wanita akan memasuki masa klimakterium yang terjadi berangsur-angsur dimana haid akan menjadi teratur, lalu akhirnya akan berhenti sesuai usianya.Tujuannya dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran ibu dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja putri dalam menghadapi menarche di Desa Pinding Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mencari, menjelaskan, dan memperkirakan hubungan antara dua variabel yang diteliti pada fenomena yang diamati. Penelitian ini berlangsung selama 2 hari terhadap 31 responden. Diukur dengan melihat nilai r hitung r tabel, sebaliknya jika r hitung r tabel maka pernyataan tidak valid. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas usia ibu 37-40 tahun sebanyak 17 orang, peran ibu yang baik sebanyak 11 orang, dan peran ibu yang kurang baik sebanyak 6 orang. Selanjutnya mayoritas usia remaja putri usia 13-15 tahun sebanyak 18 orang, peran ibu yang baik sebanyak 12 orang, dan peran ibu yang kurang baik sebanyak 6 orang. Mayoritas dari pendidikan responden terdapat pada pendidikan SMA sebanyak 12 orang, peran ibu yang baik sebanyak 12 orang, dan peran ibu yang kurang baik 0  responden. Mayoritas pekerjaan responden terdapat pada petani yaitu sebanyak 18 orang, peran ibu yang baik sebanyak 13 orang, dan peran ibu yang kurang baik sebanyak 5 orang. Bagi responden diharapkan untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan untuk responden dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja putri dalam menghadapi manarche