Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Development of International Law in the Age of Globalization: Challenges and Opportunities Permai Yudi; Berlian Berlian
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 8 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i8.491

Abstract

This journal article aims to analyze the development of international law in the era of globalization, with emphasis on the challenges and opportunities it faces. In this context, it is necessary to consider various aspects, including global power dynamics, the role of international organizations, and the role of states in safeguarding their national interests. This research uses qualitative methods with a literature review approach. Literature review is a systematic, explicit and reproducible method for identifying, evaluating and synthesizing research works and thoughts that have been produced by researchers and practitioners. The results of this study conclude that in this increasingly connected and complex context, international law plays an important role in regulating relations between states and resolving disputes at the global level. However, global power dynamics, the role of international organizations, and global environmental protection are the main challenges that must be faced in the development of international law.
Resolusi Dan Rekonsiliasi Sebgai Solusi Penyelesaian Konflik Tanah Warisan Pada Keluarga Batak Toba “Sapopparan” Di Desa Simarmata Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Permai Yudi; Berlian Berlian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6580

Abstract

Batak Toba merupakan salah satu suku yang memiliki tradisi dan adat-istiadat serta hukum adat yang unik. Salah satunya adalah dalam hukum waris pertanahan. Sebagai suku yang memiliki sistem kekerabatan patrilineal, masyarakat Batak Toba mengatur kedudukan anak laki-laki dan perempuan dengan tanggung jawab dan kedudukan yang berbeda. Dalam hal tanggung jawab, hal itu dapat dilihat dalam acara adat-istiadat, terutama setelah orangtua meninggal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. dalam pelaksanaan pembagian tanah warisan pada umumnya terjadi ketika kedua orang tua mereka telah meninggal dunia. Dalam pembagian warisan, tapak rumah beserta bangunan yang ada diatasnya boleh diwariskan kepada anak laki-laki saja. Dari segi efektivitas, metode penyelesaian konflik tanah warisan dengan rekonsiliasi dan resolusi memiliki kelebihan dan kekurangan. Secara dana dan waktu, metode rekonsiliasi lebih efektif, hanya saja sangat sulit untuk memastikan para pihak menerima perdamaian. Sedangkan metode resolusi lebih menjamin kepastian hukum, hanya saja butuh waktu, tenaga dan dana yang lebih besar.