Latar Belakang: Perkembangan teknologi pada zaman sekarang semakin canggih dan terus berkembang. Kemajuan teknologi sangat berpengaruh dan memberikan dampak positif tidak hanya dalam bidang ekonomi, sosial, politik, kebudayaan, pendidikan tetapi jugak di dunia perkantoran. Pekerja kantor akan selalu menggunakan komputer sehingga pekerja kantor memerlukan fleksi dan ekstensi jari berulang dalam waktu lama sehingga menyebabkan beberapa keluhan. Carpal Tunnel Syndrome didefinisikan sebagai kompresi nervus medianus pada pergelangan tangan dan termasuk sindrom kompresif yang paling sering terjadi. Kejadian adalah 99 per 100.000 patient individu dan paling sering terjadi pada pasien yang berusia di atas 40 tahun.Tujuan: Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome di kantor DPPKB Kabupaten Simalungun.Metode: penelitian Observasion Analitik, yaitu penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi. Dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk menentukan jumlah sampel, peneliti mengambil sampel dengan cara total sampling, yaitu seluruh pengguna computer di kantor DPPKB yaitu 28 orang.Hasil penelitian dianalisis dengan memggunakan uji normalitas data Kolmogrov dan uji Chi-Square.Hasil: Hasil Uji Chi square didapatkan hasil yaitu Pvalue 0.000 artinya ada hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada pengguna computer di kantor DPPKB Kabupaten Simalungun.Kesimpulan: Adanya hubungan masa kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome di kantor DPPKB Kabupaten SimalungunKata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome,Masa Kerja