Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI RISIKO: MINAT DAN PERILAKU BERWISATA DI NEW NORMAL APAKAH MASIH SAMA? Ilsya Hayadi; M. Yasser Iqbal Daulay; Gerry Suryosukmono
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 28, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/eb.2023.v28i2.7225

Abstract

Wabah Covid-19 membuat masyarakat mulai merubah perilaku dan beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru atau new normal. Penelitian ini meneliti minat dan perilaku berwisata di masa new normal dengan memasukkan variabel risiko (percieved risk) yang mempengaruhi behavior to visit dengan intention to visit sebagai mediasi. Penelitian ini juga memasukkan electronic word of mouth dan citra destinasi sebagai variabel independen yang juga mempengaruhi perilaku berkunjung dengan niat untuk berkunjung sebagai mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan 261 responden. Hasil yang didapatkan memperlihatkan adanya hubungan negatif dari persepsi risiko karena adanya kekhawatiran tertular virus Covid-19 terhadap niat untuk berkunjung (-0,325) maupun terhadap perilaku berkunjung dengan niat untuk berkunjung sebagai mediasi (-0,157). Variabel electronic word of mouth dan citra destinasi sama-sama memberikan pengaruh positif terhadap niat untuk berkunjung maupun terhadap perilaku berkunjung dengan niat untuk berkunjung sebagai mediasi. Hubungan yang memberikan pengaruh paling kuat dalam penelitian ini adalah pengaruh yang diberikan niat untuk berkunjung terhadap perilaku berkunjung dengan korelasi sebesar 0,484. Pengaruh yang diberikan dua dari tiga variabel independen (electronic word of mouth dan citra destinasi) dalam penelitian ini tergolong rendah. Perlu dilakukan penelitian kembali yang memperhatikan motivasi orang berwisata di masa new normal ini.
PENDAMPINGAN PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENYUSUNAN SISTEM TATA KELOLA KOPERASI BERBASIS AKUNTABILITAS PADA KOPERASI MERAH PUTIH DI KOTA BENGKULU Praningrum Praningrum; Anggeri Puspita Sari; M. Yasser Iqbal Daulay; Maya Kesuma Surya Putri
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yyrfp954

Abstract

Koperasi Merah Putih merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan kelembagaan koperasi di tingkat kelurahan dan desa. Namun, hasil identifikasi awal pada Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu menunjukkan masih adanya berbagai kendala, terutama pada aspek kapasitas sumber daya manusia (SDM), tata kelola organisasi, literasi digital, dan pengembangan jejaring kemitraan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus koperasi melalui pendampingan intensif serta penyusunan sistem tata kelola yang transparan dan akuntabel. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan andragogi yang meliputi ceramah interaktif, focus group discussion, simulasi dan praktik langsung, pendampingan lapangan, serta fasilitasi kemitraan. Kegiatan dilaksanakan pada periode Mei–Agustus 2026 dengan melibatkan 25 orang pengurus Koperasi Merah Putih di Kota Bengkulu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 45,2%, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 58,4 pada pre-test menjadi 84,8 pada post-test. Selain itu, sebanyak 84% peserta mampu menyusun laporan keuangan sederhana secara mandiri, 72% koperasi telah mengimplementasikan sistem pembayaran digital QRIS dan mengelola media sosial secara aktif dalam satu bulan setelah pelatihan, serta 52% koperasi berhasil membangun kemitraan strategis dengan lembaga keuangan dan pelaku usaha. Luaran kegiatan meliputi modul pelatihan, dokumen administrasi koperasi terstandar, media promosi digital, nota kesepahaman dengan mitra strategis, publikasi ilmiah, serta rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan tata kelola koperasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan