Kristianus Viktor Pantaleon
Pendidikan Matematika, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN GURU MATEMATIKA PADA KELOMPOK MGMP SARAYA UNTUK MENGEMBANGKAN MEDIA BERBASIS AUGMENTED REALITY Maximus Tamur; Kristianus Viktor Pantaleon; Eliterius Sennen
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24628

Abstract

Abstrak: Bukti menunjukkan bahwa variabel kognitif sosial seperti pengetahuan, minat, dan niat memainkan peran penting apakah guru memilih untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik pembelajaran mereka. Pengetahuan dan minat memiliki dampak pada niat mereka untuk menggunakan teknologi pendidikan. Dengan demikian maka diperlukan pendampingan kepada para guru dalam menerapkan fase TPACK dari berkesimpung sampai pada terbiasa menerapkannya dalam pembelajaran. Musawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SARAYA merupakan salah satu kelompok guru di Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai NTT yang menyadari peran dan manfaat teknologi tetapi tidak memiliki pengetahuan yang memadai untuk menggunakannya di dalam kelas. Pengembangan perangkat pembelajaran yang akan dioperasikan melalui perangkat seluer dinilai sesuai dengan kondisi para guru. Untuk alasan tersebut maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan mengajak guru-guru yang tergabung MGMP SARAYA untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality. Untuk mencapai tujuan tersebut maka PKM ini focus pada workshop pengembangan perangkat pembelajaran berbasis augmented reality. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan menggunakan konteks kearifan local atau yang disebut etnomatematika sebagai costume marker atau penanda. Produk fisik yang dihasilkan diharapkan bisa meningkatkan minat siswa dalam belajar matematika dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran. Dari hasil analisis respon para guru ditemukan bahwa proyeksi perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru sangat tinggi (92%), dan berpotensi meningkatkan perhatian dan minat siswa dalam belajar matematika.Abstract: Evidence suggests that social cognitive variables such as knowledge, interest, and intention play an important role in whether teachers choose Evidence suggests that social cognitive variables such as knowledge, interest, and intention play an important role in whether teachers choose to integrate technology into their instructional practices. Knowledge and interests have an impact on their intention to use educational technology. Thus, assistance is needed for teachers in implementing the TPACK phase, from getting involved to getting used to applying it in learning. SARAYA Subject Teacher Discussion (MGMP) is a group of teachers in Satarmese District, Manggarai Regency, NTT, who know the role and benefits of technology but do not have sufficient knowledge to use it in the classroom. The development of learning devices that will be operated via mobile devices is assessed according to the conditions of the teachers. For this reason, this community service activity will invite teachers who are members of MGMP SARAYA to develop augmented reality-based learning media. This activity will improve the balanced use of technology and didactic skills. This PKM focuses on workshops on developing augmented reality-based learning tools to achieve this goal. The learning tools developed use the context of local wisdom or what is called ethnomathematics as costume markers or markers. It is hoped that the resulting physical product can increase students' interest in learning mathematics and ultimately improve learning quality. From the results of the analysis of teachers' responses, it was found that the projection of the learning devices developed could be used by teachers very highly (92%), and had the potential to increase students' attention and interest in learning mathematics.
PKM PENDAMPINGAN GURU MATEMATIKA SMP DI KOTA RUTENG MANGGARAI NTT UNTUK PERANCANGAN DAN PENGEMBANGKAN BAHAN AJAR BERBASIS AUGMENTED REALITY Maximus Tamur; Kristianus Viktor Pantaleon; Yudi Wibisono; Ananias Erlita Mamu; Paulus Roldin Ganas; Emilia Stefani Nurung; Ignasius Kevin Rinta; Yosefus Januarisky Berchmans
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27583

Abstract

Abstrak: Penggunaan media berbasis teknologi tinggi seperti Augmented Reality (AR) telah menjadi tren global akhir-akhir ini karena perannya yang dapat memperjelas konsep dan membantu menghadirkan obyek secara nyata. Namun faktanya pengetahuan dan minat para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) matematika kecamatan Langke Rembong masih rendah dalam menggunakan media berbasis teknologi tinggi. Sehubungan dengan itu maka PKM ini bertujuan untuk mendampingi para guru untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam mengembangkan media digital berbasis teknologi imersif agumented reality. Metode yang digunakan adalah melalui workshop selama 2 hari pengembangan perangkat pembelajaran berbasis augmented reality. Mitra penelitian adalah MGMP matematika yang tergabung dalam komunitas Fibonaci. Persepsi para guru diukur dengan menyebarkan angket sebelum dan setelah kegiatan PKM. Dari hasil analisis respon para guru Tingkat pemahaman para guru di atas 94%. Para guru juga menyadari bahwa teknologi membantu mereka dalam pembelajaran, dan mampu meningkatkan meningkatkan kemampuan asbtraksi, representasi, visual, dan spasial siswa (>94%). Selanjutnya para guru berpendapat bahwa potensi penggunaan teknologi kedepannya sangat besar. Hal ini karena penggunaannya yang makin mudah dan manfaatnya yang besar. Namun dukungan dari pemerintah untuk sarpras penunjang teknologi, dan kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi sangat diperlukan agar penerapan media berbasis teknologi tinggi menjadi realistis.Abstract: The use of high technology-based media such as Augmented Reality (AR) has become a global trend lately because of its role that can clarify concepts and help present objects in real life. However, the fact is that the knowledge and interest of teachers who are members of the Langke Rembong sub-district mathematics subject teachers' meeting (MGMP) are still low in using high technology-based media. In connection with that, this PKM aims to assist teachers to improve their understanding and skills in developing digital media based on immersive agumented reality technology. The method used is through a 2-day workshop on developing augmented reality-based learning tools. The research partner is MGMP mathematics who are members of the Fibonaci community. Teachers' perceptions were measured by distributing questionnaires before and after the PKM activities. From the analysis of the teachers' responses, the level of understanding of the teachers was above 94%. The teachers also realized that technology helped them in learning, and was able to improve students' abstraction, representation, visual, and spatial abilities (>94%). Furthermore, the teachers were of the opinion that the potential for using technology in the future is huge. This is because its use is getting easier and the benefits are great. However, support from the government for technology-supporting infrastructure, and cooperation with higher education institutions are needed so that the application of high-tech-based media becomes realistic.