Naja Nadhifa
Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN LANSIA DI SURABAYA Naja Nadhifa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16216

Abstract

Abstrak: Sebagai golongan penduduk rentan, lansia dipilih sebagai salah satu titik pusat dari pelaksanaan program KKN di Kelurahan Karangpoh dalam bidang pembangunan kesehatan. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya tingkat partisipasi pada posyandu lansia dan rendahnya pengetahuan terkait kesehatan pada lansia. Program kesehatan yang dilaksanakan adalah cek kesehatan gratis yang dilaksanakan pada posyandu lansia rutin serta sosialisasi penyakit menular dan tidak menular dengan edukasi dan diskusi bersama narasumber. Kedua program tersebut dilakukan dengan tujuan meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan posyandu lansia rutin serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit menular dan tidak menular sebagai bagian dari kesehatan pada lansia. Kegiatan posyandu lansia dihadiri oleh 13 lansia dan sosialisasi dihadiri oleh 11 orang lansia serta 15 orang kader kesehatan setempat. Hasil dari pelaksanaan kedua program kerja bidang kesehatan di Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya memenuhi indikator keberhasilan program yaitu kehadiran partisipan lebih dari 50% populasi target dan peningkatan pengetahuan melalui kegiatan tanya jawab sebagai pre-test dan post-test sebesar 80%.Abstract: As a vulnerable population group, the elderly were chosen as one of the central points of implementing the KKN health development programs in Karangpoh Village. The problems faced are the low level of participation in the Posyandu Lansia and the lack of knowledge related to health in elderly. The health programs implemented included free medical check-ups and socialization of infectious and non-infectious diseases including education and discussions held with an expert. Both programs were carried out with the aim of increasing the participation of the elderly in routine Posyandu Lansia activities and increasing public awareness of infectious and non-infectious diseases as a part of elderly health. The posyandu lansia were attended by 13 elderly people and the socialization was attended by 11 elderly people and 15 local health cadres. The results of the two health sector programs in Karangpoh Village, Tandes District, Surabaya City met the program's success indicators, namely the presence of participants of more than 50% of the target population and increasing knowledge through QnA activity as a pre-test and post-test replacement of 80%.