p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL INSAN CENDEKIA
Lilis Majidah
Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sains Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DAN LAJU ENDAP DARAH (LED) PADA PENDERITA DEMAM TIFOID Lilis Majidah; Lestari Ekowati; Destiyana Wahyu Wijaya
Jurnal Insan Cendekia Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v10i3.1254

Abstract

Demam tifoid adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Infeksi akut oleh bakteri ini ditandai dengan demam terus menerus, sakit kepala, mual, nafsu makan berkurang,sembelit atau diare. Pada penderita demam tifoid ditemukan penurunan kadar hemoglobin (Hb) dan tingginya laju endap darah (LED). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dan laju endap darah (LED) pada penderita demam tifoid di RSUD Jombang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian ini seluruh penderita demam tifoid di RSUD Jombang pada bulan Juni dan Juli yang berjumlah 15 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita demam tifoid yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yang berjmlah 10 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Variabelnya adalah pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dan Laju endap darah (LED) pada penderita demam tifoid. Metode yang digunakan pada pemeriksaan hemoglobin (Hb) adalah otomatis dengan hematology analyzer dan pemeriksaan laju endap darah (LED) dengan metode westergreen. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, dan tabulating, serta analisa data dengan perhitungan persentase.Berdasarkan hasil dari penelitian ini diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal dengan frekuensi 7 responden (70%), sebagian kecil reponden memiliki kadar hemoglobin (Hb) rendah dengan frekuensi 3 responden (30%), sebagian besar responden laju endap darah (LED) tinggi dengan frekuensi 6 responden (60%), dan sebagian kecil responden laju endap darah (LED) normal dengan frekuensi 4 (40%). Kesimpulan penelitian ini bahwa kadar hemoglobin (Hb) Sebagian besar responden normal dan laju endap darah (LED) Sebagian besar tinggi.Sebaiknya pada penderita demam tifoid menjalani pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, istirahat yang cukup dan minum vitamin sesuai kebutuhan.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU ( CYCLEA BARBATA L. ) TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI Ariana Listuhayuni; Lilis Majidah; Vella Nur Hidayah
Jurnal Insan Cendekia Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v10i3.1256

Abstract

Escherichia coli merupakan bakteri yang paling banyak menyebabkan penyakit diare, mahalnya harga antibiotik dapat menjadi kendala utama bagi masyarakat ekonomi menengah keatas dalam mengobati penyakit infeksi bakteri, disamping itu penggunaan antibiotik yang tidak benar dapat menyebabkan resistensi. Maka sebab itu diperlukan antibiotik yang berbahan alami, murah dan memiliki efektivitas yang tinggi yaitu daun cincau hijau (Cyclea barbata L.) penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun cincau hijau (Cyclea barbata L.) terhadap bakteri Escherichia coli. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah isolat bakteri Escherichia coli yang di dapat dari RSUD Jombang. Sampel pada penelitian ini adalah suspensi Escherichia coli. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling. Metode penguji yang di gunakan adalah metode difusi cakram, menggunakan konsentrasi 50%,70%,90%,100% sebagai sampel uji chlorampenicol sebagai kontrol positif dan aquadest steril sebagai kontrol negatif. Analisa data yang digunakan coding dan tabulating. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa zona hambat yang terbentuk pada rata-rata pada setiap konsentrasi 50% adalah 4,3 mm, pada konsentrasi 70% adalah 5,6 mm, pada konsentrasi 90% adalah 6 mm, pada konsentrasi 100% adalah 9,6 mm, pada kontrol positif di dapatkan rata-rata zona hambat 26,7 mm, pada kontrol negatif tidak terbentuknya zona hambat. Hal tersebut karena konsentrasi yang berbeda dan kandungan senyawa metobolit sekunder setiap konsentrasi juga berbeda. Kesimpulan uji daya hambat ekstrak daun cincau hijau (Cyclea barbata L.) mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan lemah dan sedang.