Sumber daya manusia sangat berpengaruh pada suatu perusahaan lantaran manusia adalah kunci pertumbuhan & kemajuan perusahaan. Dalam laporan hasil studi yang terbaru bertajuk Global Labour Resilience Index 2022 (GLRI 2022) Kualitas SDM di Indonesia masih dalam peringkat yang rendah. Kinerja kerja karyawan salah satu faktor penentu bagi keberlangsungan perusahaan, karena peningkatan produktivitas tidak lepas dari elemen penting perusahaan. Jenis Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif. Jumlah sampel adalah 70 karyawan yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel non-probabilitas bernama teknik sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel. Analisis data melibatkan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa Variabel budaya organisasi (X1) memiliki pengaruh sebesar 0,268, sedangkan variabel motivasi (X2) memiliki pengaruh sebesar 0,300, sedangkan variabel organizational citizenship behaviour (OCB) (X3) memiliki pengaruh sebesar 0,295. Hasil uji t menunjukan bahwa variabel budaya organisasi (X1) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan nilai sig lebih dari 0,05, sedangkan untuk variabel motivasi (X2) dan organizational citizenship behaviour (OCB) (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t yang melebihi nilai t kritis dan nilai signifikansi yang kurang dari 0,05. Selain itu, hasil uji F menunjukkan bahwa secara bersama-sama, budaya organisasi, motivasi, dan organizational citizenship behaviour (OCB) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini terbukti dari nilai F yang dihitung lebih besar dari nilai F kritis dan nilai signifikansi yang kurang dari 0,05.