Persaingan yang ketat antar bisnis financial P2P lending menuntut manajemen untuk melakukan evaluasi dan strategi bersaing yang tepat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui desain model bisnis baru sebagai strategi pengembangan bisnis di Lahan Sikam dengan pendekatan business model canvas. Menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara, sedangkan kuesioner digunakan untuk merumuskan strategi, kemudian menggunakan business model canvas untuk menganalisis yang setiap blok bangunan juga dianalisis dengan IFE & EFE, Kuadran SWOT, dan Matriks SWOT, yang digabungkan dengan business model canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Lahan Sikam saat ini berada pada kuadran I ditinjau dari aspek business model canvas yang dianalisa oleh IFE dan EFE alternatif strategi yang tepat untuk digunakan pada kuadran ini adalah strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Hasil penelitian dengan BMC menunjukan bahwa Lahan Sikam sudah memenuhi 9 aspek BMC namun masih perlu dikembangkan untuk menunjang perkembangan bisnis yang signifikan. Pada elemen customer segment Lahan Sikam dapat memperluas jangkauan pasar dan segmen pelanggannya, pada elemen value propositions Lahan Sikam diperlukan pengembangan kualitas produk dan layanan, pada elemen channel dapat ditambahakan penggunaan platform aplikasi mobile, pada elemen key resources Lahan Sikam dapat melakukan pelatihan rutin bagi karyawan sesuai dengan divisi, pada elemen key activities Lahan Sikam perlu meningkatkan keamanan platform, serta pada elemen key partnership Lahan Sikam dapat meningkatkan kerja sama dengan mitra bisnis.