Sayid Abas
Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Student Enterprise Sebagai Media Pembelajaran Kewirausahaan di MI Muhammadiyah Ponorogo Sayid Abas; Yusup Arip
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.727

Abstract

Problem dan persepsi pendidikan di Sekolah Dasar (SD) dan sederajat Madrasyah Ibtidaiyah (MI) untuk para siswa, adalah pendidikan yang tidak di imbangi model dalam pengajaran bidang kewirausahaan. Model pendidikan di MI masih dominan bidang keagamaan. Disisi lain pembelajaran kewirausahaan sangat di perlukan untuk menggapai masa depan. Kondisi seperti ini memerlukan solusi agar generasi yang akan datang mampu menjadi generasi yang mandiri, salah satunya dengan membekali mental, jiwa, mindset kewirausahaan sejak dini di tingkat sekolah dasar, sehingga kelak memiliki lulusan yang mampu membuka lapangan kerja sendiri atau menjadi wirausaha. Oleh karena itu model pendidikan yang mengarah pada kemandirian dan kewirausahaan perlu di tumbuh kembangkan dengan mendapatkan pendampingan yang lebih intensif, yaitu dengan system Student Enterprise. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran student enterprise yang mampu membentuk pola pikir wirausaha dari para siswa yang ada di sekolah dasar Madrasyah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ponorogo, penelitian ini di lakukan dengan rumusan atau Road map sebagai upaya yang dilakukan untuk mendapatkan efektivitas pembelajaran program kewirausahaan berbasis Student Enterprise. Luaran dari penelitian ini adalah model student enterprise sebagai media pembelajaran kewirausahaan. Dalam kegiatan penelitian ini metode yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan intensif. Yaitu, tenant siswa mendapatkan pembelajaran dan pendampingan kewirausahaan secara intensif dari pengajar, praktisi dan semua pihak yang terlibat. Kegiatan peneliti ini dilaksanakan secara sistematis, faktual dan akurat sesuai fakta-fakta dan sifat-sifat pada obyek.