Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analysis of the Influence of Exports, Imports, Foreign Investment and Labor on Indonesia's GDP Linstrie Lara Ria; Andrie Elia; Alexandra Hukom
Journal Magister Ilmu Ekonomi Universtas Palangka Raya : GROWTH Vol. 8 No. 2 (2022): GROWTH : Journal Magister Ilmu Ekonomi Universitas Palangka Raya
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52300/grow.v8i2.9166

Abstract

Gross Domestic Product (GDP) is a measure of country’s economic production conditions. Estimates of economic growth in the coming year in a country have an important role, among others, as a benchmark for companies in determining production plans in the coming year, and the basis for the design of government spending. This study aims to determine and analyze the effect of Exports, Imports, Foreign Investment, and Labor on Indonesia’s Gross Domestic Product. The tyoe of research used is descriptive quatitative, and the data in this study were obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The analysis technique uses panel data regression analysis method and is assisted by using the Eviews 11 program in calculating the data. The result of panel data regression analysis in this study show that exports have a positive and insignificant effect on Indonesia’s Gross Domestic Product. Imports have a negative and insignificant effect on Indonesia’s Gross Domestic Product. Foreign Investment has a negative and insignificant effect on Indonesia’s Gross Domestic Product. Labor has a positive and significant effect on Indonesia’s Gross Domestic Product.
RELOKASI PKL DAN RESPON KONSUMEN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PASAR MINI DATAH MANUAH, KOTA PALANGKA RAYA Grace Hutagalung; Andrie Elia; Elia Elia
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v9i1.27941

Abstract

This study aims to examine how the policy of relocating street vendors to Datah Manuah Mini Market affects the social and economic conditions of the market and how consumers view the changes that have taken place. This study uses a descriptive qualitative approach involving five consumer informants through in-depth interviews, observations, and document collection. The results show that the relocation of vendors has had a positive impact on the cleanliness, order, and layout of the market. However, this relocation also caused new problems, such as a decrease in the number of visitors, a less strategic market location, and a lack of facilities such as lighting. Socially, the relationship between vendors and consumers still exists, but the intensity of interaction between the two has decreased dramatically because the market feels emptier. Economically, the vendors' income has decreased significantly, affecting the continuity of their businesses. Consumer perceptions of this relocation policy vary, ranging from supporting the city's development goals to criticizing the accessibility and atmosphere of the market, which did not exist before. These findings indicate that the success of the relocation policy depends on social and economic factors and how consumers understand these changes, as explained in Max Weber's Social Action Theory
Penguatan Kapasitas Sosial dan Pendampingan Kewirausahaan Anggota Koperasi Merah Putih Kota Palangka Raya melalui Pelatihan Pengolahan Abon Ikan Gabus Yorgen Kaharap; Andrie Elia; Joni Rusmanto; Dhanu Pitoyo; Sontoe; Anisa Pebrianti; M Syaeful Anam; Osi Karina Saragih; Elia Damayanti
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1769

Abstract

Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kapasitas organisasi dan kepemimpinan sosial pengurus, terbatasnya keterampilan pengolahan produk ikan, serta belum adanya produk unggulan bernilai tambah yang dapat dikembangkan sebagai usaha koperasi. Kegiatan pengabdian ini merespons masalah tersebut melalui pelatihan terpadu pengolahan abon ikan gabus yang dikombinasikan dengan penguatan kapasitas sosial, pelatihan desain logo dan kemasan, pemasaran digital berbasis media sosial, serta sosialisasi sertifikasi halal. Intervensi dilaksanakan bersama 40 peserta yang terdiri atas 15 anggota koperasi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Output utama kegiatan meliputi terbentuknya kelompok belajar usaha abon, produk abon ikan gabus siap jual sebanyak [N_kemasan] kemasan (@ [berat_gram] gram), serta peningkatan rata-rata skor pemahaman teknis dari [skor_pre] menjadi [skor_post]. Secara substantif, kegiatan ini berdampak pada penguatan kapasitas sosial anggota koperasi, meningkatnya kepercayaan diri untuk memulai usaha rumah tangga, serta posisi koperasi sebagai pusat pembelajaran kewirausahaan lokal. Program ini sekaligus mendukung pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) melalui pemanfaatan sumber daya pangan lokal, dan SDG 5 (Gender Equality) melalui keterlibatan aktif perempuan dalam rantai produksi dan pengelolaan usaha koperasi.
Penyuluhan Kesehatan Seksualitas Reproduksi Remaja dan Layanan Pemeriksaan VCT Gratis Bagi Siswa SMPN 3 Palangka Raya Windi Susetyo Ningrum; M. Zainuddin Lutfi Fauzi; Iman Irawansyah; Atem Atemq; Juli Natalia Silalahi; Ade Fristy Syahara; Dhanu Pitoyo; Andrie Elia; Ida Bagus Suryanatha; Paulus Alfons Yance Dhanarto
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1780

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berupaya meningkatkan literasi kesehatan reproduksi siswa melalui pelatihan edukatif dan interaktif di SMPN 11 Palangka Raya. Upaya ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa siswa memperoleh informasi yang benar, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir remaja agar lebih kritis dalam menyaring informasi terkait seksualitas di era digital. Metode kegiatan meliputi konsultasi dengan mitra, perizinan, persiapan media pendukung, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, serta publikasi hasil kegiatan. Pelatihan menghadirkan Ketua PKBI Kota Palangka Raya sebagai fasilitator utama yang menyampaikan materi terkait pubertas, perilaku seksual berisiko, kesehatan organ reproduksi, dan pentingnya literasi seksual di era digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias dan aktif dalam diskusi, tanya jawab, serta kuis edukatif. Pihak sekolah dan peserta memberikan respons positif, menilai kegiatan sangat bermanfaat dan sesuai kebutuhan remaja. Pelaksanaan kegiatan juga didukung kolaborasi efektif antara SMPN 11 Palangka Raya dan PKBI Kota Palangka Raya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berjalan dengan baik dan berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesehatan reproduksi. Namun, kegiatan selanjutnya perlu dilengkapi dengan instrumen evaluasi seperti pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan secara lebih objektif. PKM ini diharapkan menjadi program berkelanjutan sehingga mampu memperkuat pemahaman remaja, mendorong keputusan yang lebih bijaksana, serta mencegah perilaku yang berisiko bagi perkembangan mereka di masa depan.